Kamis, 22 JANUARI 2026 • 21:15 WIB

3 Alun-Alun di Kota Kendari: Ruang Publik Favorit Warga untuk Bersantai hingga Berkegiatan

Author

Ilustrasi alun-alun kota. (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Dalam konteks perkotaan, alun-alun berfungsi sebagai ruang terbuka publik yang menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat. Di Kendari, keberadaan alun-alun di Kota Kendari tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga simbol perkembangan kota yang semakin ramah bagi warganya. Alun-alun hadir sebagai ruang temu lintas usia, latar belakang, dan aktivitas, mulai dari olahraga ringan hingga kegiatan budaya.

Sejarah Perkembangan Alun-Alun di Kota Kendari

Berbeda dengan kota-kota tua di Jawa, Kendari tidak memiliki alun-alun klasik sejak masa kerajaan. Ruang publik di Kendari berkembang seiring pertumbuhan kota modern. Pemerintah daerah kemudian menghadirkan beberapa kawasan terbuka yang berfungsi layaknya alun-alun, terutama sebagai pusat kegiatan masyarakat dan ruang hijau kota.

Beberapa lokasi kini dikenal sebagai ikon ruang publik Kendari, meskipun namanya tidak selalu menggunakan istilah “alun-alun”.

Alun-Alun MTQ Kendari sebagai Ikon Ruang Publik

Alun-Alun MTQ Kendari merupakan salah satu ruang publik paling dikenal di kota ini. Kawasan ini sering menjadi lokasi kegiatan keagamaan, event budaya, upacara, hingga konser dan pameran.

Fungsi utama Alun-Alun MTQ:

  • Pusat kegiatan masyarakat berskala besar
  • Ruang berkumpul saat event daerah
  • Landmark kota yang mudah dikenali
  • Eksplor kuliner UMKM

Lokasinya yang strategis membuat kawasan ini selalu ramai, terutama pada sore dan malam hari.

Baca juga: Kenali Situs Sejarah di Sulawesi Tenggara, Dari Benteng Kerajaan hingga Jejak Kolonial yang Masih Bertahan

Kolam Retensi Kendari sebagai Ruang Terbuka Modern

Kolam Retensi Kendari tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik baru. Area ini dimanfaatkan warga untuk berjalan santai, berolahraga ringan, dan menikmati suasana terbuka.

Keunggulan Kolam Retensi Kendari:

  • Ruang hijau terbuka
  • Jalur pedestrian
  • Pemandangan air yang menenangkan

Secara fungsi sosial, kawasan ini telah bertransformasi layaknya alun-alun modern.

Taman Kota Kendari sebagai Pusat Aktivitas Harian

Taman Kota Kendari menjadi ruang publik yang lebih kasual dan sehari-hari. Banyak warga datang untuk:

  • Jogging dan olahraga ringan
  • Bermain bersama anak-anak
  • Duduk santai dan bersosialisasi

Baca juga: Daftar UMKM Unggulan di Kendari, Dari Kuliner hingga Kerajinan

Taman kota berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga, terutama di tengah kepadatan perkotaan.

Lokasi dan Akses Menuju Ruang Publik di Kendari

Sebagian besar alun-alun dan taman kota di Kendari berada di area yang mudah diakses dari pusat kota. Akses dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi lokal, dengan kondisi jalan yang relatif baik.

Fasilitas yang Tersedia di Alun-Alun Kota Kendari

Fasilitas umum yang umumnya tersedia meliputi:

  • Area terbuka hijau
  • Jalur pejalan kaki
  • Area duduk dan taman
  • Penerangan malam hari
  • Area parkir di sekitar lokasi

Meski fasilitasnya terus berkembang, pemeliharaan dan kedisiplinan pengguna tetap menjadi tantangan.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Alun-Alun Kota Kendari

Ruang publik di Kendari mendukung berbagai aktivitas, seperti:

  • Olahraga pagi dan sore
  • Kegiatan komunitas
  • Acara budaya dan keagamaan
  • Rekreasi keluarga

Alun-alun dan taman kota di Kendari bukan sekadar ruang kosong, tetapi cerminan kota yang hidup dan bergerak bersama warganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU