Kendari dan Baubau Masuk 10 Besar Kota dengan Lingkungan Hidup Terbaik di Sulawesi Tenggara
SULTRA - Baru-baru ini terkuak bahwa Kota Kendari dan Kota Baubau telah meraih posisi istimewa dalam kategori kota dengan kualitas lingkungan hidup terbaik di Sulawesi Tenggara. Meskipun belum masuk daftar 10 besar nasional versi IKLH KLHK 2023, kedua kota ini menunjukkan kemajuan pesat berdasarkan indikator lokal dan unsur pendukung lainnya.
Menurut Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 2023 dari KLHK, hanya 98 kota yang dinilai. Kota Kendari belum tercantum dalam ranking top nasional namun secara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berdasarkan data BPS, Kendari menduduki peringkat kelima nasional dengan skor 0,8551, menunjukkan sinergi antara kualitas hidup dan penataan lingkungan kota.
Baca juga: Satlantas Konut Kampanyekan Tertib Lalu Lintas di SMAN 1 Asera, Bagikan Helm Gratis
Sementara itu, Kota Baubau dikenal dengan ruang terbuka dan taman-taman kota yang rapi dan hijau: Cotamara Park, Hutan Pinus Samparona, Bukit Kaluku dan Taman Kamali adalah lokasi strategis sekaligus wadah edukasi lingkungan dan rekreasi warga.
Berdasarkan observasi di lapangan, Kota Kendari dapat dikatakan sebagai pilar Lingkungan & Hidup. IPM unggul mencerminkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta kesadaran lingkungan yang tinggi. Beberapa inisiatif turut mendukung revitalisasi ruang publik, program edukasi sampah, dan penataan drainase untuk mencegah banjir. Dukungan komunitas hijau dan penyuluhan DLH turut memperkuat kualitas udara dan kualitas lahan di sejumlah wilayah.
Baca juga: LoI Kendari–La Rochelle Teken LoI: Strategi Cerdas Tingkatkan Akses Air Bersih & Lingkungan
Sementara itu, Kota Baubau dijuluki Kota Hijau dan Ramah Lingkungan.Taman dan ruang terbuka publik seperti Kotamara Park dan Hutan Pinus Samparona berfungsi penuh sebagai paru-paru kota dan ruang edukasi. Kegiatan rutin seperti bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, dan pameran budaya turut menambah nilai keberlanjutan kota.
Meskipun tak tercatat dalam top 10 nasional IKLH 2023, pencapaian IPM Kendari dan tatanan ruang terbuka Baubau menunjukkan bahwa kedua kota tersebut memiliki kualitas lingkungan hidup yang menonjol di Sultra. Dukungan pemerintah daerah, partisipasi warga, serta kontinuitas program hijau menjadi kunci keberhasilan.
Baca juga: Menuju Adiwiyata 2025: Lingkungan Bersih Dimulai dari Sekolah, Pemkot Kendari Giatkan PBLHS
Masyarakat diharapkan terus mendukung gerakan pengelolaan sampah, daur ulang, serta proyek tata kota ramah lingkungan agar kedua kota ini tak hanya unggul dari aspek kualitas hidup, tapi juga menjadi contoh bagi pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup