Panduan investasi aman untuk pemula. (Freepik/rawpixel.com) (Mufida)
SULTRA - Mengelola keuangan tidak lagi cukup hanya dengan menabung. Kenaikan harga kebutuhan hidup dan ketidakpastian ekonomi mendorong banyak orang untuk mulai mencari alternatif lain agar nilai uang tidak tergerus inflasi. Di sinilah peran investasi menjadi penting. Namun, bagi sebagian orang, langkah awal sering kali terasa membingungkan. Oleh karena itu, memahami investasi aman untuk pemula menjadi kunci agar tidak salah langkah dan tetap merasa nyaman dalam mengelola keuangan.
Baca juga: Jangan Asal Beli, Ini Tips Membeli Rumah Pertama Biar Nggak Salah Langkah
Bagi pemula, tujuan utama berinvestasi bukanlah keuntungan besar dalam waktu singkat, melainkan menjaga stabilitas keuangan dan meminimalkan risiko kerugian.
Investasi yang terlalu agresif tanpa pemahaman yang cukup justru berpotensi menimbulkan kerugian. Karena itu, pendekatan yang lebih bijak adalah memulai dari instrumen dengan risiko rendah hingga menengah.
Sebelum memilih produk, penting untuk mengenali karakteristik investasi yang relatif aman bagi pemula. Pilihlah investasi yang memiliki legalitas yang jelas dan diawasi otoritas resmi. Hal lainnya yang harus diperhatikan adalah:
1. Deposito Berjangka
Deposito menjadi salah satu instrumen paling sederhana. Dana disimpan dalam jangka waktu tertentu dengan bunga tetap yang relatif stabil. Instrumen ini cocok bagi pemula yang ingin menghindari risiko fluktuasi pasar.
2. Reksa Dana Pasar Uang
Reksa dana pasar uang mengalokasikan dana ke instrumen seperti deposito dan obligasi jangka pendek. Reksa dana pasar uang memiliki risiko rendah, dan modal awal yang dibutuhkan relatif kecil. Biasanya juga bisa dikelola oleh manajer investasi profesional.
3. Obligasi Negara (SBN Ritel)
Surat Berharga Negara (SBN) merupakan instrumen yang diterbitkan pemerintah. Keunggulan memilih SBN adalah dijamin oleh negara, imbal hasil lebih tinggi dari deposito serta bisa dibeli secara online.
Baca juga: Bukan Sekadar Isi Waktu, Ini Kegiatan Anti Pikun yang Terbukti Jaga Fungsi Otak
4. Emas
Investasi emas dikenal stabil dan tahan terhadap inflasi. Instrumen ini cocok untuk tujuan jangka menengah hingga panjang. Investasi bisa berupa emas fisik atau tabungan emas digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis