Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 16:22 WIB

Pemkot Kendari Hadir di Perayaan Natal Gereja Oikoumene

Author

Perayaan natal jemaat Oikoumene. (Dok. Pemkot Kendari) (Mufida)

SULTRA - Perayaan Natal Jemaat Oikoumene di Gereja Oikoumene, Jumat (12/12/2025), tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Kristiani, tetapi juga ruang perjumpaan antara pemerintah dan masyarakat lintas iman di Kota Kendari. Pemerintah Kota Kendari hadir melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Aldakesutan Lapae, yang mewakili Wali Kota Kendari.

Kehadiran perwakilan pemerintah tersebut menegaskan bahwa Pemkot Kendari memandang perayaan keagamaan sebagai bagian penting dari kehidupan sosial kota. Dalam konteks masyarakat yang majemuk, keterlibatan pemerintah dalam kegiatan lintas agama dipandang sebagai upaya menjaga harmoni dan rasa saling menghargai.

Baca juga: Pemkot Kendari Resmikan Gedung Perpustakaan Baru untuk Dorong Budaya Literasi Warga

Dalam sambutannya, Aldakesutan Lapae menyampaikan pesan damai sekaligus harapan agar perayaan Natal tahun ini membawa suasana yang menenangkan dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa keberagaman bukanlah sumber perpecahan, melainkan modal sosial yang justru memperkaya kehidupan bersama.

Menurutnya, Kota Kendari tumbuh sebagai ruang hidup yang dihuni oleh berbagai latar belakang budaya, suku, dan agama. Kondisi tersebut membutuhkan kesadaran kolektif untuk terus merawat toleransi agar tidak hanya menjadi slogan, tetapi terwujud dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

Baca juga: Sultra Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Bantu Korban Banjir Sumatera, Distribusi Didukung Pesawat Hercules

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kendari berkomitmen menjadikan pembangunan sebagai proses yang inklusif. Bagi Pemkot, kemajuan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas hubungan sosial antarwarga.

Aldakesutan menilai, pembangunan yang berkelanjutan tidak mungkin berjalan optimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Komunitas keagamaan, termasuk gereja, dinilai memiliki peran strategis dalam membangun nilai moral, memperkuat solidaritas sosial, serta terlibat aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Kendari akan terus membuka ruang dialog dan kerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat guna menciptakan kota yang aman, nyaman, dan harmonis bagi semua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Kendari

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU