Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 09:14 WIB

Program ‘Penggaris’ Resmi Dimulai, ASR Salurkan 12.750 Seragam Sekolah Gratis

Author

Ilustrasi seragam sekolah gratis untuk murid SMA. (Ilustrasi AI) (Mufida

SULTRA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menyalurkan bantuan pendidikan tahap pertama tahun 2025. Sebanyak 12.750 pasang seragam sekolah gratis dibagikan secara simbolis oleh Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) di Lapangan SMAN 2 Kendari, Senin (6/10/2025).

Program ini merupakan bagian dari visi ASR–Hugua melalui inisiatif Perlengkapan dan Seragam Sekolah Gratis (Penggaris), yang ditujukan untuk membantu pelajar dari keluarga kurang mampu di seluruh wilayah Sultra.

Baca juga: Seragam Baru untuk Anak Sultra: 17.500 Siswa SMA Mulai Terima Bantuan

Dalam sambutannya, ASR menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi poros utama kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, pendidikan yang inklusif dan berkualitas merupakan fondasi bagi kesejahteraan jangka panjang masyarakat Sultra.

Meski baru mencakup sekitar 10 persen dari total siswa di Sultra, program tahap pertama ini disebut akan terus diperluas agar bantuan menjangkau seluruh sekolah yang membutuhkan. ASR juga menyoroti pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara, menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak hanya berupa seragam, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung untuk memperkuat proses belajar mengajar.

Baca juga: Sekolah Rakyat Hadir Abeli Kendari, Upaya Baru Pemerataan Pendidikan

Ia merinci, selain 12.750 pasang seragam putih abu-abu dan seragam olahraga, juga disalurkan 5.000 set seragam khusus bagi siswa sekolah luar biasa (SLB) sebagai bentuk perhatian pada kelompok disabilitas. Pemprov Sultra turut menambah sarana digital di sekolah, seperti 30 unit smart board interactive, 280 unit komputer untuk mendukung asesmen nasional di 18 satuan pendidikan, serta 27 set alat laboratorium IPA untuk mendorong pembelajaran berbasis STEM.

Program Penggaris diharapkan menjadi simbol pemerataan pendidikan dan langkah nyata menuju digitalisasi pembelajaran di Sulawesi Tenggara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Sultra

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU