SULTRA - Seorang pemuda berinisial AL (23), warga Desa Hendea Dalam, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditikam oleh remaja berinisial GS (17), Kamis (28/8/2025) malam.
Kapolsek Sampolawa, Iptu Herman Mota, menjelaskan insiden bermula ketika korban menegur GS yang melintas dengan sepeda motor berkecepatan tinggi dan menggunakan knalpot racing dari arah Desa Kaongkeongkea menuju Desa Rongi.
Baca juga: Jukir Penikam Anggota TNI di Kendari Ditangkap Polisi Setelah Buron Empat Hari
“Korban awalnya bersama saksi D pergi membeli rokok di warung. Saat itu pelaku lewat dengan suara knalpot bising, kemudian ditegur oleh korban,” terang Herman, Jumat (29/8/2025).
Tidak terima dengan teguran tersebut, GS berhenti dan menantang korban untuk berduel satu lawan satu. AL yang menerima tantangan itu kemudian mendekat. Namun, pertikaian berubah tragis setelah pelaku menikam korban hingga mengalami luka di lengan, perut, dan bagian punggung.
Baca juga: Anggota TNI Jadi Korban Penikaman di Depan Mal The Park Kendari, Polisi Buru Tukang Parkir
Mendapat laporan kejadian, aparat Polsek Sampolawa langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini GS sudah ditahan di Reskrim Polres Buton, sementara korban masih menjalani perawatan di RSUD Buton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Buton