Minggu, 24 AGUSTUS 2025 • 09:31 WIB

Wali Kota Kendari Dorong Program Seribu Guru Mengaji, Perkuat Fondasi Spiritual Kota

Author

Program 1000 Guru Mengaji. (Dok. Pemkot Kendari) (Mufida)

SULTRA - Pemerintah Kota Kendari kembali menegaskan komitmennya membangun peradaban berbasis keagamaan. Melalui kegiatan “Program Baznas untuk Mendukung Guru Mengaji”, sebanyak 143 peserta dari berbagai kecamatan mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas guru ngaji yang resmi dibuka di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Jumat (22/7/2025).

Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menekankan pentingnya peran guru mengaji dalam membimbing generasi muda. Menurutnya, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan pedoman hidup yang harus mengakar dalam setiap pembangunan kota. Dalam sambutannya ia menegaskan, visi Kendari sebagai kota layak huni, maju, adil, dan sejahtera tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan fisik, tetapi juga penguatan iman dan akhlak.

Baca juga: TPID Kendari Pastikan Harga Beras SPHP Stabil Lewat Sidak di Pasar Mandonga

Program Seribu Guru Mengaji menjadi salah satu terobosan unggulan. Melalui program ini, Pemkot Kendari ingin memperluas dakwah hingga ke tingkat RT, termasuk melibatkan ASN dalam pengajian rutin. Skema anggaran Rp100 juta per RT yang tengah dirancang pun diproyeksikan untuk mendukung kesejahteraan guru ngaji, imam masjid, serta aktivitas sosial keagamaan lainnya.

Ketua Baznas Kendari, Drs. H. Amri Natsir, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dibiayai Rp96,6 juta, meliputi bantuan dan pelatihan guru ngaji. Ia juga menyoroti capaian zakat tahun 2025 yang baru mencapai 50,63% dari target Rp4 miliar, sambil mengingatkan pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan.

Baca juga: Kota Kendari Optimis Raih Predikat Swasti Saba Wistara dalam Program Kota Sehat 2025

Senada, Ketua MUI Kota Kendari, Dr. H. Moh. Yahya Obabid, menyebut Al-Qur’an sebagai sumber kemuliaan. Ia mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota yang menaruh perhatian serius pada pembangunan spiritual masyarakat, sejalan dengan sinergi MUI, Baznas, Pemkot, dan BKPRMI melalui program seribu guru ngaji.

Acara yang dihadiri jajaran pejabat Pemkot Kendari, camat, lurah, dan para guru mengaji ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan Fisabilillah Rp71,5 juta kepada 143 guru ngaji, serta pemberian hadiah umrah dari pemerintah kota.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Kendari

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU