Senin, 18 AGUSTUS 2025 • 09:54 WIB

Adik Raim Laode, La Ode Yusril Mahendra, Bawakan Syair Kabanti di Istana Merdeka

Author

Penampilan Yusril mengiringi ratusan penari asal Wakatobi yang menampilkan Tari Sajo Moane Posa’asa. (Youtube/Sekretariat Presiden) (Mufida)

SULTRA - Upacara penurunan bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025) sore, tidak hanya dimeriahkan oleh ratusan penari asal Wakatobi. Momen itu juga semakin istimewa dengan lantunan syair kabanti yang dibawakan La Ode Yusril Mahendra, adik kandung musisi sekaligus komika Raim Laode.

Pemuda berusia 26 tahun asal Wanci, Kabupaten Wakatobi, ini tampil mengiringi Tari Sajo Moane Posa’asa dengan melantunkan bait kabanti yang sarat makna kebersamaan dan persatuan. Pada bagian akhir syair, Yusril menambahkan kalimat khusus yang menyebut kampung halamannya, Wakatobi, sebagai pesan pengikat.

Baca juga: Raim Laode Ikut Kibarkan Merah Putih Bawah Laut Bareng Polres Wakatobi di HUT ke-80 RI

“Syair kabanti itu saya kembangkan tanpa menghilangkan makna asli dari lirik maestro kabanti, almarhum La Ode Kamaludin. Hanya di bagian akhir saya sisipkan kalimat kita akan bertemu di Wakatobi,” ungkap Yusril kepada Kendariinfo.

Syair yang ia lantunkan berbunyi:

Na leu nu romu romunto
Ara pakamon ta moga’a
Bhisa ane ho ta moga’a
To po awa dhi wakatobi

Baca juga: Sajo Moane Posa’asa: Harmoni Tari Wakatobi-Kendari di HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Adapun terjemahan dari syair tersebut adalah "Indahnya pertemuan kita. Jika kita tidak berpisah. Jikalau kita berpisah. Kita akan bertemu di Wakatobi."

Kolaborasi syair kabanti dan tarian kolosal Sajo Moane Posa’asa menghadirkan harmoni antara tradisi lisan dan seni gerak. Penampilan itu bukan hanya memperkaya rangkaian peringatan HUT ke-80 RI, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Tenggara di panggung kenegaraan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Live Upacara Penurunan Bendera Merah Putih 2025

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU