SULTRA - Kursi Ketua KONI Sultra resmi kosong. Alvian Taufan Putra, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua KONI Sulawesi Tenggara, dicopot dari jabatannya oleh KONI Pusat melalui SK Nomor 87 Tahun 2025. Keputusan ini mulai berlaku sejak 8 Juli 2025 dan sekaligus mencabut SK pengangkatan sebelumnya yang terbit pada 2024.
Langkah ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Alvian merupakan putra dari mantan Gubernur Sultra, Ali Mazi. Namun, isu internal yang disebut-sebut membuat organisasi berjalan di tempat menjadi alasan utama pencopotan.
Baca juga: Siap Goyang Kendari! DJ Whisnu Santika akan Tampil di D’Liquid Claro Hotel
Seorang sumber dari internal KONI menyebut, organisasi mengalami stagnasi dan tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan, bahkan terkesan penuh konflik berkepanjangan.
Sebagai langkah pembenahan, KONI Pusat menunjuk Pahri Yamsul, yang juga menjabat sebagai Ketua Perbasasi Sultra, untuk memimpin percepatan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) demi memilih Ketua KONI yang baru.
Baca juga: Sore: Istri dari Masa Depan, Rekomendasi Film Romantis Akhir Pekan di Bioskop Kendari
Pahri pun langsung merangkul perwakilan dari 17 kabupaten/kota di Sultra dan menyepakati pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) untuk menyukseskan pemilihan Ketua KONI Sultra periode 2025–2029. Proses pendaftaran dibuka mulai 18 hingga 23 Juli 2025.
Proses pemilihan ini diyakini sebagai langkah yang cepat dan tegas karena sudah ada tenggat dari KONI Pusat yakni sampai akhir juli. Diharapkan penataan ulang ini berjalan lancar. Selain soal kepemimpinan, percepatan ini juga penting agar agenda olahraga dan pembahasan anggaran KONI Sultra bisa berjalan tepat waktu pada Agustus mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/koni_sultra