Pemuda di Kali Kadia diringkus usai terciduk membawa sajam. (Sumber: Istimewa) (Mufida)
SULTRA - Situasi dini hari di kawasan Taman Kali Kadia, Kota Kendari, berubah serius setelah laporan warga mengarah pada dugaan keberadaan senjata tajam di tengah kerumunan anak muda. Informasi tersebut ditindaklanjuti Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara dengan patroli langsung ke lokasi, Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 03.00 Wita.
Baca juga: Operasi Zebra Anoa 2025 Dimulai: Patroli Keliling Jadi Andalan Tekan Pelanggaran Lalu Lintas
Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati sekelompok pemuda sedang mengonsumsi minuman keras di ruang terbuka publik. Kondisi ini langsung memicu pemeriksaan, mengingat laporan awal menyebut adanya potensi ancaman keamanan. Dari lima orang yang diperiksa, polisi menemukan sebilah badik yang dibawa salah satu pemuda berinisial IS, berusia 20 tahun.
Penemuan senjata tajam tersebut mempertegas kekhawatiran warga. Pemuda yang bersangkutan mengakui bahwa badik itu merupakan miliknya. Untuk mencegah kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas, polisi segera mengamankan IS beserta barang bukti.
Baca juga: Remaja 17 Tahun Ditangkap di Baubau Usai Ancaman dengan Senjata Tajam di Kendari
Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, menjelaskan bahwa tindakan pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipatif. Konsumsi miras yang disertai kepemilikan senjata tajam dinilai berisiko tinggi memicu konflik maupun tindak kriminal, terutama pada jam-jam rawan.
IS kemudian dibawa ke Markas Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur hukum. Sementara itu, empat pemuda lainnya tidak ditahan, namun diminta membubarkan diri setelah diberikan pembinaan di tempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bidhumas Polda Sultra