Jumat, 05 JUNI 2026 • 22:44 WIB

Mengenal Bendungan di Sultra, Infrastruktur Penting yang Multifungsi

Author

Ilustrasi bendungan. (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Bentang alam Sulawesi Tenggara yang bisa dinikmati bukan hanya pantai. Di balik perannya sebagai penopang sektor pertanian dan sumber air bagi masyarakat, bendungan di Sultra juga menyimpan panorama yang menarik untuk dikunjungi. Sejumlah bendungan di provinsi ini dibangun untuk mendukung irigasi, pengendalian banjir, hingga penyediaan air baku, namun perlahan berkembang menjadi ruang rekreasi baru yang ramai dikunjungi warga.

Keberadaan bendungan meningkatkan produktivitas pertanian dan kawasan sekitar bendungan sering dimanfaatkan sebagai lokasi bersantai, menikmati pemandangan alam, hingga berburu foto dengan latar perairan yang luas.

Baca juga: Bendungan Wawotobi Akan Disulap Jadi Alun-Alun Modern, Ikon Baru Konawe

Daftar Bendungan yang Ada di Sultra

1. Bendungan Ameroro, Konawe

Bendungan Ameroro merupakan salah satu proyek strategis nasional yang berada di Kabupaten Konawe. Bendungan ini dibangun di Sungai Ameroro dan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Selain untuk irigasi ribuan hektare lahan pertanian, Bendungan Ameroro juga berfungsi sebagai penyedia air baku dan pengendali banjir. Hamparan perairan yang luas dengan latar perbukitan menjadikan kawasan ini menarik untuk dikunjungi, terutama saat pagi dan sore hari.

2. Bendungan Ladongi, Kolaka Timur

Bendungan Ladongi berada di Kabupaten Kolaka Timur dan menjadi salah satu infrastruktur yang menopang kawasan pertanian di wilayah tersebut.

Keberadaan bendungan ini membantu distribusi air ke area persawahan sehingga produktivitas pertanian lebih stabil sepanjang tahun. Saat musim hujan, bendungan juga berfungsi mengendalikan debit air agar risiko banjir dapat diminimalkan.

3. Bendungan Pelosika, Konawe

Bendungan Pelosika menjadi salah satu proyek bendungan terbesar yang tengah dikembangkan di Sulawesi Tenggara. Lokasinya berada di wilayah Kabupaten Konawe.

Ketika beroperasi penuh, bendungan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga mendukung potensi pembangkit listrik tenaga air. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Sultra di masa depan.

4. Waduk Pondidaha, Konawe

Meski secara teknis lebih dikenal sebagai waduk, kawasan Pondidaha juga memiliki fungsi serupa bendungan sebagai pengatur ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian. Pemandangan perairan yang tenang dipadukan dengan lingkungan pedesaan membuat lokasi ini kerap menjadi tempat bersantai warga sekitar.

Sejarah dan Tujuan Pembangunan Bendungan

Pembangunan bendungan di Sulawesi Tenggara berangkat dari kebutuhan akan pengelolaan sumber daya air yang lebih baik. Sebagian besar wilayah Sultra memiliki potensi pertanian yang besar, sehingga ketersediaan air sepanjang tahun menjadi faktor penting. Selain mendukung sektor pertanian, pembangunan bendungan juga bertujuan untuk:

  • Menyediakan air baku bagi masyarakat.
  • Mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
  • Menyimpan cadangan air ketika musim kemarau.
  • Mendukung pengembangan energi terbarukan.
  • Meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Fungsi Bendungan bagi Irigasi, Air Baku, dan Pengendalian Banjir

Keberadaan bendungan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Air yang ditampung dapat disalurkan ke lahan pertanian melalui jaringan irigasi sehingga petani tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan.

Selain itu, bendungan berfungsi sebagai penyimpan air baku yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Saat curah hujan tinggi, bendungan membantu menahan limpasan air sehingga mengurangi potensi banjir di wilayah hilir.

Kawasan bendungan saat ini mulai dilirik sebagai destinasi wisata alternatif. Bendungan Ameroro menjadi salah satu yang paling sering diperbincangkan karena menawarkan panorama alam yang luas dan suasana yang tenang.

Banyak pengunjung datang untuk menikmati matahari terbit maupun matahari terbenam. Area sekitar bendungan juga sering dimanfaatkan sebagai lokasi fotografi, rekreasi keluarga, hingga aktivitas olahraga ringan seperti jogging dan bersepeda.

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di Area Bendungan

Berwisata ke bendungan tidak selalu identik dengan melihat bangunan infrastruktur. Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Menikmati panorama alam dari area puncak bendungan.
  • Berfoto dengan latar perairan dan perbukitan.
  • Piknik bersama keluarga.
  • Jogging atau bersepeda di sekitar kawasan bendungan.
  • Mengamati aktivitas pertanian yang mendapat pasokan air dari bendungan.

Tips Berkunjung ke Bendungan di Sultra

Agar kunjungan lebih nyaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Datang pada pagi atau sore hari untuk mendapatkan cuaca yang lebih sejuk.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman karena area bendungan umumnya cukup luas.
  • Tetap patuhi rambu dan aturan keselamatan yang berlaku.
  • Jangan membuang sampah sembarangan untuk menjaga kebersihan kawasan.
  • Siapkan kamera atau ponsel dengan baterai penuh karena banyak spot menarik untuk diabadikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU