Senin, 25 MEI 2026 • 09:10 WIB

Ayo Mampir! Tempat Belanja Oleh-oleh di Baubau Ini Sering Didatangi Sebelum Pulang

Author

Ilustrasi oleh-oleh. (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Tempat belanja oleh-oleh di Baubau cukup beragam, mulai dari pusat penjualan makanan khas Buton, pasar tradisional, toko oleh-oleh, hingga kawasan kuliner sekitar Pantai Kamali. Wisatawan yang datang ke Pulau Buton umumnya mencari kasuami, abon ikan, kacang mete, keripik pisang, hingga kain tenun khas Buton sebagai buah tangan. Selain itu, beberapa toko dan pusat UMKM di Baubau juga menjual produk lokal yang sering dibawa pulang oleh pendatang.

Membeli oleh-oleh hampir menjadi bagian wajib setelah bepergian. Bukan sekadar barang, oleh-oleh sering dianggap cara membawa pulang pengalaman dari suatu daerah. Di Baubau yang dikenal sebagai pusat aktivitas Pulau Buton, pilihan buah tangan tidak hanya berupa makanan, tetapi juga hasil kerajinan dan produk budaya lokal.

Toko Oleh-Oleh di Bau-bau

1. Kawasan Pantai Kamali Jadi Tempat Mencari Oleh-oleh dan Kuliner Lokal

Pantai Kamali dikenal sebagai ikon Kota Baubau. Namun di luar fungsi wisata dan ruang publik, kawasan ini juga sering menjadi lokasi berburu makanan khas serta jajanan lokal.

Pada sore hingga malam hari, pengunjung dapat menemukan penjual makanan tradisional dan produk olahan yang biasa dijadikan buah tangan. Sebagian wisatawan membeli camilan khas atau makanan kering sebelum kembali ke daerah asal. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat kawasan ini relatif mudah dijangkau dari hotel maupun pelabuhan.

2. Pasar Tradisional Baubau Masih Jadi Tempat Favorit Berburu Produk Lokal

Sebagian masyarakat justru lebih memilih pasar tradisional untuk membeli oleh-oleh karena pilihan produk lebih beragam. Di pasar, wisatawan biasanya mencari:

  • Kacang mete
  • Makanan olahan ikan
  • Rempah lokal
  • Keripik khas
  • Produk hasil UMKM

Harga di pasar juga cenderung lebih fleksibel dibanding toko oleh-oleh khusus. Selain berbelanja, suasana pasar memberi gambaran aktivitas sehari-hari masyarakat Baubau sehingga pengalaman terasa lebih lokal.

Baca juga: Ikan Parende dan Kasuami, Kuliner Hidden Gem Paling Banyak Dicari di Baubau

3. Sentra UMKM dan Produk Khas Buton Mulai Banyak Dicari Wisatawan

Dalam beberapa tahun terakhir, produk UMKM lokal semakin banyak diminati sebagai buah tangan. Beberapa jenis yang sering dicari:

Kain tenun Buton
Tenun khas Buton menjadi salah satu produk budaya yang cukup dikenal. Motif tradisional membuat kain ini sering dijadikan cendera mata.

Olahan mete
Sulawesi Tenggara dikenal sebagai daerah penghasil jambu mete. Produk olahan mete menjadi salah satu oleh-oleh yang cukup populer.

Produk olahan laut
Abon ikan dan makanan berbahan hasil laut juga banyak dibawa pulang wisatawan. Keunggulan produk lokal terletak pada ciri khas yang sulit ditemukan di daerah lain.

Baca juga: Pelabuhan di Baubau yang Jadi Titik Singgah Ribuan Penumpang

4. Toko Oleh-oleh Dekat Pusat Kota dan Pelabuhan Banyak Dipilih Wisatawan Menjelang Pulang

Sebagian wisatawan baru membeli buah tangan saat jadwal kepulangan sudah dekat. Karena itu, toko oleh-oleh yang berada di pusat Kota Baubau atau dekat jalur menuju pelabuhan dan bandara cenderung lebih ramai.

Endapo Pusat Oleh-oleh Khas Buton Baubau

Salah satu tempat yang cukup dikenal ialah Endapo Pusat Oleh-Oleh Khas Buton Baubau yang berada di kawasan Betoambari. Toko ini menjual beragam produk khas Buton, mulai dari kain tenun, cendera mata lokal, hingga makanan khas yang sering dibawa pulang wisatawan. Lokasinya cukup sering direkomendasikan karena fokus pada produk khas daerah.

Sanjabil Oleh-Oleh Khas Baubau

Pilihan lain ialah Sanjabil Oleh Oleh Khas Baubau di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Wolio. Tempat ini dikenal menyediakan berbagai jenis oleh-oleh khas Baubau dan cukup mudah dijangkau karena berada di kawasan pusat aktivitas kota. Wisatawan biasanya mencari makanan ringan khas hingga produk UMKM lokal di lokasi seperti ini.

Toko Bravo

Untuk pengunjung yang berada di sekitar Pantai Kamali, Bravo Toko Oleh Oleh menjadi alternatif karena lokasinya dekat kawasan wisata dan kuliner malam. Tempat seperti ini sering dipilih wisatawan yang ingin membeli buah tangan tanpa harus berpindah jauh dari pusat kota.

Anoa Chocolate Local Souvenir

Selain toko khusus oleh-oleh, produk khas daerah juga mulai ditemukan di beberapa pusat belanja dan toko lokal. Salah satunya ialah ANOA CHOCOLATE LOCAL SOUVENIR yang menawarkan produk suvenir lokal dan olahan khas sebagai pilihan buah tangan berbeda dari makanan umum.

Sementara bagi wisatawan yang mencari camilan dalam jumlah lebih banyak, beberapa toko grosir makanan dan pusat jajanan lokal di Baubau juga menjadi tujuan belanja sebelum kembali ke daerah asal.

Oleh-oleh Khas Baubau yang Paling Banyak Dicari Wisatawan

Beberapa oleh-oleh yang cukup sering dicari wisatawan saat akan meninggalkan Bau-bau antara lain:

Kasuami
Kasuami merupakan makanan tradisional berbahan dasar singkong yang cukup dikenal di Buton.

Kacang mete
Produk ini menjadi salah satu buah tangan populer dari Sulawesi Tenggara.

Keripik dan makanan olahan laut
Camilan lokal banyak dipilih karena lebih praktis dibawa bepergian.

Kain tenun Buton
Produk budaya ini biasanya dibeli sebagai oleh-oleh bernilai lebih tinggi.

Buah tangan tidak lagi sekadar makanan, tetapi juga pengalaman budaya. Karena itu, produk UMKM dan kerajinan lokal mulai mendapat perhatian lebih besar dibanding barang umum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU