Minggu, 26 APRIL 2026 • 18:03 WIB

Memahami Bedanya Mahar, Seserahan, dan Hantaran Sebelum Menikah

Author

Ilustrasi seserahan pernikahan. (Freepik/KamranAydinov) (Mufida)

SULTRA - Dalam tradisi pernikahan di Indonesia, istilah perbedaan seserahan dan hantaran sering kali membingungkan calon pengantin. Banyak yang menganggap keduanya sama, padahal memiliki makna, fungsi, dan waktu penyerahan yang berbeda. Kesalahan memahami hal ini tidak hanya berdampak pada teknis acara, tetapi juga bisa menimbulkan salah persepsi antar keluarga.

Baca juga: Daftar Tanggal Merah Bulan Mei yang Bisa Jadi Long Weekend

Pengertian Dasar: Seserahan, Hantaran, dan Mahar

Seserahan
Pemberian dari pihak laki-laki kepada perempuan sebagai simbol kesiapan menafkahi dan tanggung jawab dalam pernikahan.

Hantaran
Bingkisan atau buah tangan yang bisa diberikan oleh kedua belah pihak sebagai bentuk penghormatan dan silaturahmi antar keluarga.

Mahar (Mas Kawin)
Syarat wajib dalam akad nikah menurut Islam, yang diberikan langsung kepada mempelai perempuan.
Kalau disederhanakan:

Mahar bersifat wajib, seserahan bermakna sebagai simbol tanggung jawab, sedangkan hantaran merupakan pelengkap budaya dan relasi sosial.

Perbedaan Mencolok Antara Seserahan dan Hantaran

Meski sering disamakan, ada beberapa perbedaan utama:

1. Dari Segi Fungsi

Seserahan adalah simbol kesiapan pria dalam membina rumah tangga. Hantaran sebagai bentuk penghormatan dan tradisi antar keluarga.

2. Dari Segi Pemberi

Seserahan umumnya dari pihak laki-laki ke perempuan, sedangkan hantaran bisa dua arah, tergantung adat.

3. Dari Segi Makna

Seserahan lebih personal dan bermakna tanggung jawab. Hantaran bermkana lebih sosial dan simbolis.

Baca juga: Urutan Lengkap Susunan Acara Pernikahan Adat Tolaki di Kendari dari Awal hingga Akhir

Beda Isi Seserahan Saat Lamaran dan Akad Nikah

Perbedaan isi seserahan terletak pada saat acara, misal saat lamaran maupun akad.

Saat Lamaran, isi seserahan biasanya berupa

  • cincin
  • Pakaian
  • Kosmetik
  • Makanan tradisional

Saat Akad Nikah:

  • Perlengkapan ibadah
  • Perhiasan
  • Barang kebutuhan rumah tangga
  • Alat pribadi (tas, sepatu, dll)

Biasanya, seserahan saat akad lebih lengkap karena sudah masuk tahap pernikahan resmi. 

Aturan Mahar dalam Pernikahan Islam

Berbeda dengan seserahan dan hantaran, mahar memiliki kedudukan hukum yang jelas. Beberapa poin penting:

  • Wajib ada dalam akad nikah
  • Bisa berupa uang, emas, atau barang bernilai
  • Disepakati kedua belah pihak
  • Diserahkan langsung kepada mempelai perempuan

Mahar tidak harus mahal. Yang penting sah dan disepakati. Ini bagian yang sering dilupakan saat orang terlalu fokus pada estetika seserahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU