SULTRA - Sulawesi Tenggara kembali menghadapi tantangan ketenagakerjaan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per kabupaten/kota. Angka-angka ini menjadi indikator penting untuk membaca kondisi ekonomi daerah, sekaligus mengukur efektivitas program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja.
Dari data tersebut, terlihat bahwa sejumlah wilayah masih mencatat tingkat pengangguran yang relatif tinggi dibanding daerah lain di Sultra. Lima daerah berikut tercatat sebagai wilayah dengan TPT tertinggi:
1. Kabupaten Konawe Utara
Konawe Utara menempati posisi teratas sebagai daerah dengan TPT tertinggi. Dinamika industri pertambangan yang tidak stabil serta serapan tenaga kerja lokal yang belum optimal menjadi faktor yang sering disebut memengaruhi kondisi ini.
Baca juga: Angka Kemiskinan di Sultra Turun: Sinyal Perbaikan Sosial Ekonomi dari Kota hingga Desa
2. Kabupaten Konawe
Sebagai wilayah dengan kawasan industri besar, Konawe justru mencatat angka pengangguran yang cukup tinggi. Ketimpangan antara kebutuhan tenaga kerja terampil dan ketersediaan sumber daya manusia lokal kerap disebut sebagai penyebab utamanya.
3. Kabupaten Buton Selatan
Buton Selatan masih berjuang memperluas sektor ekonomi produktif. Minimnya investasi dan terbatasnya peluang kerja formal membuat TPT daerah ini berada di level atas.
4. Kabupaten Konawe Selatan
Meski memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, serapan tenaga kerja di Konawe Selatan belum cukup kuat untuk menekan angka pengangguran.
5. Kabupaten Bombana
Bombana juga masuk dalam daftar daerah dengan TPT tinggi. Tantangan pada sektor pertanian dan wirausaha lokal membuat masyarakat usia produktif lebih sulit mendapat pekerjaan tetap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BPS