Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 19:57 WIB

Dimana Saja Lokasi Enam Kampung Nelayan Merah Putih di Sultra?

Author

Kampung Nelayan Merah Putih di Sultra. (Freepik/frimufilms) (Mufida)

SULTRA - Enam wilayah pesisir Provinsi Sulawesi Tenggara kini berada di garis depan perubahan karena ditetapkan sebagai lokasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Keputusan ini menandai langkah konkret pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan nelayan di daerah-daerah yang selama ini sering tertinggal. 

Lokasi-lokasi yang ditunjuk adalah:

  1. Kabupaten Konawe
  2. Kabupaten Kolaka
  3. Kabupaten Bombana
  4. Kabupaten Buton Utara
  5. Kabupaten Buton Selatan
  6. Kabupaten Muna

Baca juga: Sultra Ekspor 11,7 Ton Cumi ke Vietnam, Bukti Daya Saing Lautan “Bumi Anoa”

Masing-masing daerah memiliki karakteristik unggulan antara lain daerah tangkap ikan yang luas, potensi budidaya laut, dan kondisi pesisir yang memungkinkan pembangunan dermaga-mini serta sentra pengolahan hasil laut.

Program KNMP akan menghadirkan rangkaian fasilitas yang selama ini sulit dijangkau seperti dermaga kecil, unit es & pembekuan, kios logistik nelayan, hingga fasilitas BBM spesial bagi nelayan. Dengan fasilitas tersebut, diharapkan terjadi lonjakan produktivitas, penurunan kehilangan hasil tangkapan, dan terbukanya akses pasar yang lebih luas bukan hanya lokal, tapi juga antar-provinsi.

Baca juga: KNMP Targetkan 1.100 Kampung Nelayan untuk Kesejahteraan Pesisir, Begini Manfaatnya bagi Nelayan

Meski alokasi anggaran di Sultra disebut mencapai Rp22 miliar per daerah penerima, realisasi manfaat tidak otomatis terjadi. Kesiapan lahan, sumber daya manusia nelayan, serta koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi kunci agar target kampung nelayan mandiri bukan sekadar jargon.

Penetapan enam kampung nelayan di Sultra sebagai bagian dari program nasional bukan hanya angka dalam laporan pembangunan ini adalah titik awal kebangkitan ekonomi pesisir yang selama ini tertinggal. Bila berjalan optimal, Sultra bisa menjadi contoh bagaimana daerah pesisir bisa bertransformasi dari zona tangkap ikan konvensional menjadi unit ekonomi biru yang modern dan kompetitif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU