SULTRA - Pelaku usaha kecil dan mikro di Sulawesi Tenggara kini punya akses lebih luas untuk memperoleh pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pemerintah telah menetapkan sejumlah bank penyalur resmi KUR, dan bank-daerah setempat pun mulai aktif menyalurkan dana agar modal usaha rakyat semakin mudah dijangkau.
Baca juga: Bupati Konawe Instruksikan Audit Dana Desa dan Pemotongan Dana UMKM
Bank Penyalur KUR yang Beroperasi di Sultra
Berdasarkan daftar penyalur KUR nasional oleh Kementerian Koperasi dan UKM dan catatan lokal di Sultra, beberapa bank yang sudah menyalurkan KUR di wilayah ini antara lain:
- Bank Sultra, yang turut menggelar akad massal untuk debitur KUR di provinsi ini.
- Bank-bank nasional besar yang menjadi penyalur KUR di seluruh Indonesia dan juga melayani wilayah Sultra, seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI).
Meskipun daftar lengkap penyalur di Sultra belum selalu dipublikasikan secara spesifik, pemohon dapat mengecek langsung cabang bank di Kota Kendari atau kabupaten-kota setempat.
Syarat Umum Pengajuan KUR
Sebelum mendatangi bank, pelaku usaha sebaiknya menyiapkan dokumen dan memenuhi kriteria berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau status sudah menikah (tergantung syarat bank).
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan (terkadang syarat ini bisa lebih ringan untuk usaha mikro).
- Usaha dibidang yang diprioritaskan adalah perdagangan, industri kecil, pertanian, perikanan, jasa produksi.
- Tidak sedang menerima kredit modal kerja atau investasi komersial, kecuali kredit konsumsi atau ultra mikro.
- Kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi antara lain fotokopi KTP/KK, foto 4×6, surat izin usaha/nomor induk usaha (NIB), NPWP jika plafon di atas batas tertentu.
Tips Agar Pengajuan Berhasil
1. Pastikan usaha Anda berjalan dan ada bukti aktivitas usaha (nota pembelian/penjualan, foto lokasi, pelanggan atau transaksi).
2. Gunakan dana KUR untuk kegiatan yang produktif (modal kerja, pembelian alat, pengembangan usaha), bukan konsumtif.
3. Pilih bank yang terdekat dan sudah memiliki pengalaman menyalurkan KUR di wilayah Anda, karena mereka mengenal kondisi lokal.
4. Lengkapi semua syarat sebelum mengajukankarena data kelengkapan sering menjadi sebab utama penundaan atau penolakan.
5. Tanyakan plafon maksimum, jangka waktu pinjaman, dan suku bunga di masing-masing bank karena bisa berbeda antar jenis usaha dan bank penyalur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kementerian Koperasi