Ilustrasi kurir paket. (Magnific) (Mufida)
SULTRA - Kebutuhan mengirim dokumen maupun barang tidak selalu datang pada jam kerja. Di Kota Kendari terdapat sejumlah kantor JNE, J&T Express, dan Pos Indonesia dengan jam operasional yang beragam, termasuk beberapa agen yang buka selama 24 jam untuk melayani pengiriman paket darurat.
Meski tidak semua cabang beroperasi nonstop, beberapa agen ekspedisi di Kendari memberikan layanan lebih panjang dibanding kantor reguler. Sebelum berangkat, masyarakat tetap disarankan mengecek jam operasional terbaru karena dapat berubah sewaktu-waktu pada hari libur nasional atau kebijakan masing-masing perusahaan.
Baca juga: Mau Kirim Paket atau Ambil Kiriman? Ini Daftar Kantor Pos di Kendari Lengkap dengan Jam Bukanya
Salah satu agen JNE yang melayani selama 24 jam berada di kawasan Wundudopi, Kecamatan Baruga. Agen ini berada di Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Cabang ini cukup ramai melayani pengiriman dari kawasan kampus dan permukiman di Kecamatan Kambu. Kantornya berada di Jalan H.E.A. Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu. Jam operasional pukul 07.00-22.00 WITA setiap hari.
Berlokasi di Kecamatan Poasia dengan jam operasional hingga malam. Jam operasionalnya dimulai hari Senin-Jumat pukul 07.30-20.00 WITA, Sabtu-Minggu pukul 09.00-15.00 WITA.
J&T Express memiliki jaringan agen yang tersebar di berbagai kecamatan Kota Kendari. Namun, sebagian besar agen tidak beroperasi selama 24 jam.
Cabang ini melayani pengiriman barang berukuran besar maupun kebutuhan logistik. Kantornya berada di Jalan Kijang No. 78, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia.
Cabang yang melayani pengiriman paket reguler bagi masyarakat di kawasan Kendari Barat. Alamatnya di Jalan Sultan Hasanuddin No. 30, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat.
Mengirim paket di luar jam kerja membutuhkan sedikit perhatian tambahan agar proses pengiriman tetap aman. Pertama, pastikan agen yang didatangi memang masih beroperasi. Banyak informasi jam operasional yang berubah saat hari besar atau libur nasional.
Kedua, gunakan kemasan yang kuat dan tahan benturan, terutama untuk barang elektronik, makanan, maupun barang pecah belah. Tambahkan label "Fragile" bila diperlukan.
Ketiga, simpan resi pengiriman dan segera lakukan pelacakan melalui aplikasi resmi ekspedisi. Resi menjadi bukti utama apabila terjadi kendala selama proses distribusi.
Keempat, hindari menyerahkan paket kepada pihak yang mengatasnamakan ekspedisi di luar kantor resmi atau agen yang tidak memiliki identitas jelas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis