Ilustrasi festival layang-layang, salah satu perayaan paskah di negara lain. (Freepik) (Mufida)
SULTRA - Keunikan tradisi paskah di berbagai negara menunjukkan bahwa perayaan keagamaan tidak hanya soal ritual, tetapi juga tentang bagaimana budaya lokal memberi warna tersendiri. Di berbagai belahan dunia, Paskah dirayakan dengan cara yang kadang tidak terduga, bahkan di luar bayangan banyak orang.
Secara umum, Paskah dirayakan dengan ibadah gereja dan refleksi spiritual. Namun, di luar itu, banyak tradisi berkembang sebagai bentuk ekspresi budaya. Tradisi ini bisa berupa permainan, festival, hingga ritual yang memiliki makna simbolis tertentu. Meskipun berbeda-beda, semuanya tetap berakar pada pesan utama Paskah: kehidupan baru dan harapan.
Baca juga: Kapan Hari Paskah 2026 dan Alasan Kenapa Tanggal Perayaannya Selalu Berubah
Di Australia, kelinci Paskah tidak terlalu populer seperti di negara Barat lainnya. Sebagai gantinya, masyarakat memperkenalkan “Easter Bilby”, yaitu hewan asli Australia yang dijadikan simbol Paskah.
Penggunaan bilby juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian hewan tersebut. Jadi selain merayakan Paskah, ada pesan lingkungan yang disisipkan.
Polandia punya perayaan Paskah yang cukup menantang yakni tradisi Śmigus-dyngus yang dilakukan pada Senin Paskah, di mana orang-orang saling menyiram air.
Tradisi ini melambangkan penyucian dan pembaruan. Meski terdengar sederhana, praktiknya bisa cukup heboh, terutama di kalangan anak muda.
Di Bermuda, Paskah dirayakan dengan menerbangkan layang-layang berwarna-warni. Tradisi ini dipercaya melambangkan kenaikan Yesus ke surga. Selain menjadi simbol spiritual, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan keluarga di ruang terbuka.
Norwegia punya cara yang agak tidak biasa. Saat Paskah, masyarakat justru menikmati cerita kriminal atau misteri, baik melalui buku, televisi, maupun radio.
Tradisi ini dikenal dengan nama Påskekrim. Meskipun tidak langsung berkaitan dengan aspek religius, kebiasaan ini sudah menjadi bagian dari budaya Paskah di sana.
Baca juga: Kenapa Paskah Identik dengan Telur? Ini Sejarah dan Makna yang Jarang Dibahas
Di Filipina, ada perayaan Paskah yang menegangkan. Beberapa umat melakukan prosesi jalan salib dengan cara yang cukup ekstrem, termasuk memerankan penderitaan Yesus secara nyata. Tradisi ini menjadi bentuk pengorbanan dan penebusan dosa, meskipun sering menuai perdebatan karena tingkat risikonya.
Tradisi paskah di berbagai negara menunjukkan betapa luasnya cara manusia memaknai satu peristiwa yang sama. Ada yang penuh simbol hingga yang ekstrem, semuanya mencerminkan perpaduan antara iman dan budaya di Hari Paskah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis