Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 20 MARET 2026 • 12:53 WIB

Jangan Terlewat! Ini Daftar Sunnah di Hari Raya Idul Fitri yang Mendatangkan Pahala

Jangan Terlewat! Ini Daftar Sunnah di Hari Raya Idul Fitri yang Mendatangkan PahalaIlustrasi perayaan idul fitri. (Freepik) (Mufida)

SULTRA - Hari Raya Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga momen menjalankan berbagai sunnah saat lebaran yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Amalan-amalan ini menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah setelah menjalani Ramadan.

Dengan mengikuti sunnah, perayaan Lebaran tidak hanya bermakna secara sosial, tetapi juga bernilai ibadah.

1. Menghidupkan Sunnah Rasulullah di Hari Kemenangan

Idul Fitri dikenal sebagai hari kemenangan bagi umat Islam. Namun, kemenangan ini tidak hanya dirayakan dengan kebahagiaan, tetapi juga dengan meneladani sunnah Rasulullah SAW.

Menghidupkan sunnah berarti menjalankan amalan yang dicontohkan Nabi, sehingga setiap aktivitas di hari Lebaran memiliki nilai ibadah.

2. Menggemakan Takbir Sejak Malam Lebaran

Salah satu sunnah saat lebaran yang paling utama adalah memperbanyak takbir sejak malam Idul Fitri hingga menjelang pelaksanaan salat Id.

Takbir menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan, terutama setelah menyelesaikan ibadah puasa Ramadan.

Baca juga: Amalan Setelah Ramadhan yang Dianjurkan: Puasa Sunnah, Sedekah, dan Cara Istiqomah

3. Mandi dan Membersihkan Diri Sebelum Sholat Id

Sebelum berangkat melaksanakan salat Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk mandi terlebih dahulu. Ini termasuk sunnah yang bertujuan menjaga kebersihan dan kesucian diri.

Selain mandi, menjaga kebersihan diri secara keseluruhan juga menjadi bagian dari adab dalam menyambut hari raya.

4. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengenakan pakaian terbaik saat Idul Fitri. Tidak harus baru, tetapi bersih, rapi, dan pantas. Penggunaan wewangian juga dianjurkan sebagai bentuk penghormatan terhadap momen hari raya.

5. Makan Sebelum Berangkat Sholat Idul Fitri

Berbeda dengan Idul Adha, pada Idul Fitri dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat salat Id. Rasulullah SAW mencontohkan dengan memakan kurma dalam jumlah ganjil. Hal ini menjadi simbol bahwa puasa Ramadan telah berakhir.

6. Melewati Rute Berbeda Saat Pergi dan Pulang

Sunnah lain yang sering dianggap sepele adalah menggunakan rute yang berbeda saat pergi dan pulang dari tempat salat Id.

Tujuannya bukan sekadar variasi jalan, tetapi sebagai bentuk syiar Islam dan memperluas jangkauan silaturahmi dengan sesama.

Baca juga: Jangan Sampai Salah, Ini Panduan Lengkap Niat Puasa Syawal dan Puasa Qadha

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hadits

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Terlewat! Ini Daftar Sunnah di Hari Raya Idul Fitri yang Mendatangkan Pahala

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!