Ilustrasi lapangan padel. (Freepik/serhii_bobyk) (Mufida)
SULTRA - Tren olahraga urban terus berkembang, dan salah satu yang mulai mencuri perhatian adalah padel. Meski belum sepopuler futsal atau badminton, lapangan padel di Kendari mulai dicari oleh kalangan muda dan profesional yang ingin mencoba aktivitas baru yang lebih eksklusif dan modern. Kombinasi antara tenis dan squash ini tidak hanya menawarkan permainan yang seru, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup baru yang identik dengan komunitas dan jejaring sosial.
Padel dikenal sebagai olahraga yang lebih mudah dipelajari dibanding tenis, namun tetap kompetitif dan menyenangkan. Permainannya menggunakan lapangan berdinding kaca, sehingga bola tetap bisa dipantulkan dan permainan menjadi lebih dinamis.
Di berbagai kota besar Indonesia, padel berkembang pesat sebagai bagian dari lifestyle sport. Kendari mulai mengikuti tren ini, meskipun jumlah lapangannya masih terbatas. Itu berarti, pilihan yang ada cenderung eksklusif dan memiliki standar fasilitas yang cukup baik.
Infrastruktur lapangan padel di Kendari masih dalam tahap awal berkembang. Sejauh ini, baru ada 2 lapangan padel di Kendari.
1. Padel Style
Beberapa fasilitas olahraga modern di kawasan Kadia mulai menghadirkan lapangan padel sebagai bagian dari ekspansi layanan mereka. Padel Style berlokasi di Jalan Rambutan I No. 8 Wowawanggu, Kecamatan Kadia. Lapangan Padel Style menawarkan lapangan luas dengan gaya semi outdoor dan sirkulasi udara yang baik. Lapangan Padel Style ini cocok untuk pemula hingga intermediate.
Warga Kendari yang ingin booking di Padel Style bisa melalui Whatsapp dan Instagram @padelstyle.id atau melalui aplikasi AYO.
2. UNO Padel Club KDI
Lapangan UNO Padel juga berlokasi di Wowawanggu. Lapangan dengan gaya semi outdoor ini menawarkan area lapangan yang banyak dan luas, parkiran luas, sewa raket, bahkan ada shower room. Pengunjung juga bisa menggunakan layanan padel coach. Setelah bermain, pengunjung biasanya akan langsung nongkrong atau ngopi di sini.
Padel bukan olahraga yang bisa dimainkan di sembarang lapangan. Ada standar yang harus dipenuhi:
Lapangan yang memenuhi standar ini biasanya juga menyediakan penyewaan alat seperti raket padel dan bola, sehingga pemain tidak perlu membawa perlengkapan sendiri.
Yang membuat padel menarik bukan hanya permainannya, tetapi juga pengalaman setelah bermain. Jadi, konsepnya memang bukan sekadar olahraga, tapi juga tempat bersosialisasi. Beberapa lapangan menyediakan:
Karena masih tergolong baru dan eksklusif, harga sewa lapangan padel cenderung lebih tinggi dibanding olahraga lain. Perkiraan tarif di Kendari:
Jam reguler (pagi–siang): Rp150.000 – Rp250.000 per jam
Jam sibuk (sore–malam): Rp250.000 – Rp400.000 per jam
Harga ini biasanya sudah termasuk penggunaan lapangan, namun penyewaan alat bisa dikenakan biaya tambahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Google Maps