Ilustrasi orang salat. (Freepik/rawpixel.com) (Mufida)
SULTRA - Setiap tahun, ribuan umat Muslim memadati berbagai masjid dan lapangan terbuka untuk melaksanakan salat Idul Fitri di Kendari. Tradisi salat Idul Fitri di Kendari biasanya dilakukan secara berjamaah di tempat-tempat besar seperti masjid agung dan lapangan kota agar dapat menampung banyak jamaah yang datang sejak pagi hari.
Berdasarkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, pemerintah daerah bersama panitia masjid biasanya menyiapkan sejumlah titik utama untuk pelaksanaan salat Idul Fitri. Lokasi-lokasi ini tersebar di berbagai kecamatan sehingga memudahkan masyarakat menjalankan ibadah dengan nyaman.
Baca juga: Selain Uang, Ini 10 Ide Kreatif THR Anak yang Edukatif dan Tak Terlupakan
Beberapa lokasi besar di Kendari hampir setiap tahun menjadi tempat utama pelaksanaan salat Idul Fitri.
1. Masjid Raya Al-Kautsar Kendari
Masjid terbesar di Sulawesi Tenggara ini sering menjadi pusat pelaksanaan salat Idul Fitri yang dihadiri ribuan jamaah. Halaman masjid yang luas memungkinkan jamaah melaksanakan salat hingga ke area luar masjid.
2. Lapangan Benu-Benua Kendari
Lapangan ini sering digunakan sebagai lokasi salat Idul Fitri tingkat kota yang diselenggarakan pemerintah daerah.
3. Lapangan Eks MTQ Kendari
Kawasan ini juga sering menjadi tempat pelaksanaan salat Ied karena memiliki area yang luas untuk menampung jamaah.
4. Kantor Walikota
Kantor walikota juga sering dijadikan pilihan, terutama di bagian taman lantai atas yang luas.
Selain lokasi utama, banyak masjid di berbagai kecamatan Kendari juga menyelenggarakan salat Idul Fitri.
Masjid dan lapangan tersebut biasanya dipadati jamaah sejak pagi hari, terutama oleh warga sekitar.
Pelaksanaan salat Idul Fitri di Kendari umumnya dimulai sekitar pukul 06.30 hingga 07.00 WITA, tergantung keputusan panitia dan pemerintah daerah.
Baca juga: THR ASN 2026 di Sultra Segera Cair, Pemprov Siapkan Anggaran Sekitar Rp40 Miliar
Pada beberapa tahun sebelumnya, pemerintah Kota Kendari biasanya menunjuk imam dan khatib dari kalangan ulama, akademisi, atau tokoh agama yang memiliki kapasitas dalam menyampaikan khutbah Idul Fitri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Sultra