Siswi pesantren sedang beraktivitas. (Instagram/ummushabriofficial) (Mufida)
SULTRA - Pesantren di Sulawesi Tenggara menjadi opsi orang tua dalam pendidikan keislaman dan pembentukan karakter generasi muda. Hingga kini, pesantren di Sulawesi Tenggara berkembang dengan dua model utama, yaitu pesantren salaf dan pesantren modern. Keduanya menawarkan sistem pendidikan, kurikulum, serta lingkungan belajar yang berbeda, sehingga penting bagi orang tua dan calon santri untuk memahami karakter masing-masing pesantren sebelum menentukan pilihan.
Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam berbasis asrama yang menekankan pembelajaran agama, pembinaan akhlak, dan kehidupan disiplin. Santri tinggal di lingkungan pesantren di bawah bimbingan kiai atau ustaz, dengan sistem pendidikan yang berlangsung sepanjang hari, tidak hanya di ruang kelas.
Baca juga: Produk Unggulan Pertanian di Kendari: Komoditas, Wilayah, dan Peluang Pengembangan
Secara umum, pesantren di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara, terbagi menjadi dua tipe utama:
Pesantren Salaf
Pesantren salaf berfokus pada kajian kitab kuning klasik seperti fikih, tafsir, hadis, dan tauhid. Sistem pembelajaran umumnya menggunakan metode sorogan dan bandongan, dengan penekanan kuat pada tradisi keilmuan Islam klasik dan pembentukan akhlak santri.
Pesantren Modern
Pesantren modern mengintegrasikan pendidikan agama dan pendidikan formal. Selain pelajaran keislaman, santri juga mempelajari kurikulum nasional, bahasa asing, serta keterampilan pendukung seperti kepemimpinan dan teknologi.
Beberapa pesantren salaf yang dikenal di Sulawesi Tenggara antara lain:
Pesantren ini dikenal konsisten menjaga tradisi keilmuan Islam klasik dan pola pendidikan berbasis keteladanan kiai.
Pesantren modern di Sultra umumnya menggabungkan sistem asrama dengan pendidikan formal, di antaranya:
Pesantren modern ini menonjol dalam penguasaan bahasa Arab dan Inggris serta sistem manajemen pendidikan yang terstruktur.
Sistem pendidikan pesantren di Sulawesi Tenggara umumnya mencakup:
Pesantren salaf lebih menekankan pendalaman kitab klasik, sedangkan pesantren modern mengutamakan keseimbangan antara ilmu agama dan pengetahuan umum.
Baca juga: Mencari SMK Terbaik di Kota Kendari? Ini Sekolah Kejuruan yang Paling Dilirik Dunia Kerja
Fasilitas pesantren bervariasi, mulai dari masjid, asrama, ruang belajar, perpustakaan, hingga laboratorium komputer di pesantren modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis