SULTRA - Langkah Pemerintah Kota Kendari merangkul anak muda kembali terlihat saat Wakil Wali Kota Sudirman mengundang 20 finalis Duta Wisata Anandonia Luale untuk berdialog di ruang kerjanya, Selasa (18/11/2025). Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, tetapi wadah bertukar gagasan tentang strategi baru memajukan sektor pariwisata kota.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung santai namun produktif itu, Sudirman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari menekankan bahwa kreativitas digital merupakan kekuatan utama generasi muda. Ia mengingatkan bahwa promosi destinasi wisata kini tak lagi bergantung pada brosur atau kampanye formal, melainkan pada konten yang menarik di media sosial.
Baca juga: 7 Agenda Pariwisata Sultra 2026, Dari Mangrove Buton hingga Gelombang Wakatobi
Menurutnya, unggahan sederhana bisa berdampak besar. “Kalau kalian berkunjung ke Pantai Nambo atau Kebun Raya, lalu membagikan pengalaman itu lewat postingan, itu sudah membantu kota ini,” ucapnya.
Namun perhatian pemerintah tak berhenti pada promosi. Wakil Wali Kota meminta para finalis turut memberikan catatan kritis terkait kondisi destinasi yang mereka kunjungi. Pemerintah, katanya, membutuhkan perspektif anak muda untuk mengetahui apa saja yang perlu dibenahi agar wisata Kendari semakin kompetitif.
Ia juga mengajak finalis untuk melihat peran mereka secara lebih luas. Sudirman mencontohkan bahwa isu lingkungan, seperti pengelolaan sampah atau kampanye peduli alam, bisa diangkat menjadi gerakan bersama yang membuat wisata Kendari tidak hanya menarik, tetapi juga berkelanjutan.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan para generasi muda, sehingga pariwisata Kendari dapat berkembang melalui ide-ide segar dan pendekatan kreatif berbasis digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Kendari