Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 21:27 WIB

Sering Diabaikan, Berikut Niat Mandi Wajib yang Benar Sesuai Sunnah

Author

Ilustrasi mandi. (Freepik/macrovector) (Mufida)

SULTRA - Niat mandi wajib menjadi hal penting bagi setiap Muslim karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah seperti salat dan puasa. Mandi wajib atau mandi besar dilakukan untuk menghilangkan hadas besar akibat kondisi tertentu seperti junub, haid, dan nifas. Meski sering dilakukan, masih banyak yang belum memahami bacaan niat, tata cara sesuai sunnah, hingga kesalahan yang kerap terjadi saat mandi wajib.

Pengertian dan Hukum Mandi Wajib

Mandi wajib adalah mandi untuk menghilangkan hadas besar sehingga seseorang kembali suci dan diperbolehkan melaksanakan ibadah tertentu. Dalam Islam, hukum mandi wajib adalah fardu (wajib) ketika seseorang mengalami sebab-sebab tertentu.

Beberapa kondisi yang mewajibkan mandi wajib antara lain:

  • Keluar mani, baik karena mimpi maupun sebab lainnya (junub).
  • Berhubungan suami istri.
  • Selesai haid bagi perempuan.
  • Selesai nifas setelah melahirkan.

Dalil tentang kewajiban mandi junub terdapat dalam Al-Qur’an Surah Al-Ma’idah ayat 6 yang memerintahkan untuk bersuci ketika dalam keadaan junub.

Baca juga: Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits di Kendari, Banyak Jajanan Murah

Bacaan Niat Mandi Wajib Arab, Latin, dan Artinya

Pada dasarnya, niat tempatnya di dalam hati. Namun melafalkan niat dapat membantu menghadirkan kesadaran sebelum mandi.

Berikut bacaan niat mandi wajib secara umum:

Tulisan Arab:
نَوَيْتُ رَفْعَ الْحَدَثِ الأَكْبَرِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu raf‘al hadatsil akbari lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
Saya niat menghilangkan hadas besar karena Allah Ta’ala.

Untuk perempuan yang selesai haid atau nifas, niatnya dapat ditambahkan penjelasan sesuai kondisi, misalnya:

نَوَيْتُ رَفْعَ الْحَدَثِ الأَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat menghilangkan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.

Intinya, niat dilakukan bersamaan dengan mulai mengguyurkan air ke tubuh.

Baca juga: 8 atau 20 Rakaat? Ini Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Tata cara mandi wajib yang sesuai sunnah merujuk pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang cara mandi Rasulullah SAW.

Secara umum, langkahnya sebagai berikut:

Pertama, membaca basmalah dan berniat dalam hati.
Kedua, mencuci kedua tangan.
Ketiga, membersihkan kemaluan dan bagian tubuh yang terkena najis.
Keempat, berwudu seperti wudu untuk salat.
Kelima, mengguyurkan air ke kepala tiga kali hingga merata ke kulit kepala.
Keenam, menyiram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan lalu kiri, memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat.

Yang wajib dalam mandi besar adalah niat dan meratakan air ke seluruh tubuh, termasuk lipatan kulit dan rambut. 

Perbedaan Mandi Wajib Pria dan Wanita

Secara prinsip, tata cara mandi wajib pria dan wanita sama. Perbedaannya terletak pada kondisi yang melatarbelakangi mandi tersebut.

Pria umumnya mandi wajib karena junub atau keluar mani, sedangkan wanita bisa karena junub, haid, atau nifas.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa perempuan tidak wajib membuka kepangan rambut saat mandi junub, selama air dapat meresap hingga ke kulit kepala. Namun jika air tidak sampai ke akar rambut, maka wajib dibuka agar air merata.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mandi Wajib

Beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan antara lain:

  • Tidak menghadirkan niat dalam hati saat mulai mandi.
  • Tidak meratakan air ke seluruh tubuh, terutama bagian tersembunyi seperti belakang telinga, lipatan kulit, atau sela-sela jari.
  • Mengira wudu terpisah wajib setelah mandi, padahal jika sudah berwudu saat mandi dan tidak batal, tidak perlu mengulanginya.

Kesalahan lain adalah menunda mandi wajib hingga melewatkan waktu salat tanpa alasan syar’i, padahal kesucian adalah syarat sah salat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hadits

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU