Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 18:48 WIB

Kendari Bangun Ruang Dialog Pangan, Pertemukan Petani dan Publik

Author

Kegiatan diskusi pertanian mengenai ketahanan pangan akan digelar pada 3 Desember 2025. (Instagram/kendarikotagoid) (Mufida)

SULTRA - Pemkot Kendari mengadakan inisiatif penguatan pangan lewat forum terbuka yang melibatkan petani hingga masyarakat umum. Melalui Temu Wicara Pertanian, Dinas Pertanian berusaha mempertemukan rantai produksi dan kebutuhan pangan kota dalam satu ruang dialog yang lebih terstruktur. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian, Kompleks Perkantoran Praja II, pada 3 Desember 2025.

Forum tersebut diposisikan sebagai jembatan baru antara pelaku pertanian, penyuluh, UMKM, dan warga yang selama ini hanya berhubungan lewat pasar tradisional. Dengan mempertemukan semua pihak, pemerintah daerah ingin memotret lebih jelas dinamika rantai pasok yang mempengaruhi stabilitas harga pangan di Kendari.

Baca juga: Mau Ikut Program Petani Millenial? Begini Cara Daftar dan Manfaatnya

Kepala Dinas Pertanian, Makmur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah untuk memperkuat sistem pangan dari hulu hingga hilir. Ia menekankan bahwa keberadaan Pasar Tani tidak sekadar membuka aktivitas jual beli, tetapi juga memperpendek jalur distribusi yang selama ini berpengaruh besar pada harga komoditas. Menurutnya, penguatan pasar langsung seperti ini dapat membantu petani mendapatkan kepastian penjualan tanpa perantara panjang.

Rangkaian agenda yang disiapkan dibuat untuk menunjukkan seluruh ekosistem pertanian kota. Pasar Tani akan fokus pada produk segar dan olahan lokal, sementara Expo BPP menghadirkan inovasi teknologi budidaya yang dikembangkan para penyuluh. Di sisi lain, bazaar oleh Dharma Wanita Persatuan menampilkan produk UMKM yang berkaitan dengan pangan dan kerajinan rumah tangga.

Baca juga: BRMP Sultra Gaungkan Program Penanaman Hijauan Pakan Unggul

Salah satu bagian yang menjadi perhatian publik adalah kegiatan panen sayuran dari demplot pertanian perkotaan. Demplot tersebut digarap bersama oleh staf Dinas Pertanian dan para penyuluh sebagai bukti bahwa aktivitas bertani dapat dilakukan di lingkungan kota sekaligus memberi nilai ekonomi.

Makmur menilai panen bersama itu penting untuk menunjukkan bahwa pertanian tidak hanya berkutat pada lahan luas, tetapi juga bisa menjadi gerakan urban yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia berharap warga dapat melihat hasil nyata dari pengelolaan lahan skala kecil yang produktif.

Temu Wicara ini turut menggandeng sejumlah mitra seperti Bank Indonesia dan RRI Kendari untuk memperkuat upaya stabilisasi pangan. Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan ini diharapkan mampu mempertegas peran Kota Kendari dalam menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui akses pasar yang lebih terbuka.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Kendari

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU