Berikut daftar kecamatan di Kota Kendari. (Freepik/wirestock) (Mufida)
SULTRA - Sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, Kendari memiliki pembagian kecamatan yang berperan langsung dalam pelayanan publik, pembangunan wilayah, serta pengelolaan kependudukan. Setiap kecamatan memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari sisi kepadatan penduduk, fungsi kawasan, hingga perannya dalam pertumbuhan kota.
Kota Kendari terletak di pesisir Teluk Kendari dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, pendidikan, dan jasa di Sulawesi Tenggara. Secara administratif, Kota Kendari berada langsung di bawah pemerintah provinsi dan memiliki kewenangan otonomi daerah dalam mengelola wilayahnya. Perkembangan kota yang relatif cepat membuat pembagian kecamatan menjadi instrumen penting untuk pemerataan pelayanan dan pengendalian tata ruang.
Baca juga: Daftar Bandara di Sulawesi Tenggara, Gerbang Udara yang Menopang Mobilitas dan Ekonomi Daerah
Hingga saat ini, Kota Kendari terbagi ke dalam 11 kecamatan. Masing-masing kecamatan memiliki fungsi dan karakter wilayah yang berbeda.
Kecamatan Kendari Barat dikenal sebagai kawasan lama yang dekat dengan pusat aktivitas pelabuhan dan perdagangan. Kecamatan Mandonga berkembang sebagai kawasan permukiman dan jasa, sementara Kadia menjadi salah satu pusat bisnis dan perkantoran. Kecamatan Kendari berfungsi sebagai kawasan administratif inti kota.
Baruga dan Puuwatu cenderung berkembang sebagai kawasan permukiman baru dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Kecamatan Wua-Wua dan Kambu dikenal sebagai kawasan pendidikan karena keberadaan sejumlah perguruan tinggi. Poasia dan Abeli memiliki peran penting dalam kawasan industri dan pesisir. Kecamatan Nambo menjadi wilayah yang relatif baru berkembang, dengan karakter semi-perdesaan dan potensi wisata alam.
Baca juga: Daftar UMKM Unggulan di Kendari, Dari Kuliner hingga Kerajinan
Secara administratif, Kota Kendari terdiri dari 11 kecamatan yang kemudian terbagi lagi ke dalam sejumlah kelurahan. Pembagian ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi pemerintahan, distribusi layanan publik, serta perencanaan pembangunan berbasis wilayah. Kecamatan menjadi penghubung utama antara pemerintah kota dan masyarakat di tingkat kelurahan, mulai dari urusan administrasi kependudukan hingga implementasi kebijakan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BPS