Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 15:18 WIB

Kamu Wajib Tahu: Pertolongan Pertama pada Kasus Sambaran Petir

Kamu Wajib Tahu: Pertolongan Pertama pada Kasus Sambaran PetirIlustrasi petir di langit. (Freepik/wirestock) (Mufida)

SULTRA - Beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara sedang dilanda cuaca ekstrem sehingga BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terutama di wilayah pesisir. Musim hujan sering kali diiringi petir yang menggelegar. Kejadian tersambar petir memang jarang, tapi tetap penting untuk tahu pertolongan pertama yang tepat. 

Baca juga: Mengapa Petir Kerap Menyambar Saat Hujan Deras?

Petir adalah fenomena alam yang bisa sangat mematikan. Ini karena petir membawa arus listrik yang sangat besar dan suhu yang amat panas, mampu menyebabkan luka bakar, kerusakan organ, dan bahkan kematian dalam sekejap. Berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu ikuti jika menemukan seseorang tersambar petir di lapangan.

  1. Jika kamu melihat seseorang tersambar petir, segera dekati mereka dengan hati-hati. Pastikan lingkungan sekitar aman dan tidak berbahaya untuk mendekat.
  2. Lalu cek kesadaran korban. Jika tidak sadarkan diri, segera hubungi layanan darurat seperti ambulans.
  3. Setelah itu, periksa apakah korban masih bernafas dan memiliki nadi. Jika tidak ada pernafasan atau nadi, segera lakukan resusitasi jantung paru (RJP) atau CPR. Lakukan kompresi dada dengan ritme yang stabil saat menunggu bantuan datang.
  4. Periksa apakah korban mengalami luka bakar. Jika ada, tutupi dengan kain bersih atau perban steril untuk mencegah infeksi.
  5. Hindari memberikan minum atau makanan pada korban hingga kondisi lebih stabil. Usahakan untuk tetap bersama korban sampai bantuan medis tiba.

Pencegahan di Lapangan Terbuka

Ketika berada di lapangan terbuka saat cuaca buruk, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Hindari berdiri di dekat pohon atau tiang tinggi karena benda-benda ini bisa menarik petir.

Jangan berada di area terbuka seperti lapangan golf tanpa perlindungan, dan pastikan kamu berada dalam posisi jongkok dengan kedua kaki rapat sehingga meminimalkan kontak dengan tanah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kamu Wajib Tahu: Pertolongan Pertama pada Kasus Sambaran Petir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!