Jumat, 10 JULI 2026 • 15:39 WIB

Penuh Makna, Begini Sejarah Singkat Lahirnya Kabupaten Kolaka

Author

Kantor bupati Kabupaten Kolaka (Dok. Pemkab Kolaka) (Mufida)

SULTRA - Hari jadi Kabupaten Kolaka diperingati setiap 29 Februari, bertepatan dengan pelantikan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kolaka pertama, Yacob Silondae, pada 29 Februari 1960. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan secara resmi sebagai Hari Jadi Kabupaten Kolaka melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kolaka Nomor 6 Tahun 2016 tentang Penetapan Hari Jadi dan Sejarah Singkat Terbentuknya Kabupaten Kolaka.

Peringatan hari jadi bukan sekadar mengenang usia sebuah daerah. Momentum ini menjadi pengingat atas perjalanan panjang pembentukan Kabupaten Kolaka, mulai dari sejarah Kerajaan Mekongga hingga lahirnya pemerintahan daerah setelah Indonesia merdeka.

Setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Kolaka mengisi peringatan tersebut dengan berbagai kegiatan yang memadukan unsur pemerintahan, budaya, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah daerah.

Baca juga: Bupati Kolaka Timur Sekarang Bukan Lagi Abdul Azis? Ini Sosok yang Memimpin Koltim dan Penjelasan Kasusnya

Sejarah Singkat Penetapan Hari Jadi Kabupaten Kolaka

Sejarah Kabupaten Kolaka tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Kerajaan Mekongga yang telah berkembang jauh sebelum masa kolonial. Berdasarkan catatan sejarah daerah, Kerajaan Mekongga menjadi cikal bakal terbentuknya wilayah Kolaka yang dikenal saat ini.

Perubahan besar terjadi setelah pemerintah pusat menerbitkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi. Melalui regulasi tersebut, Kolaka resmi menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi dengan tiga kecamatan awal, yakni Kecamatan Kolaka, Tirawuta, dan Batu Putih.

Baca juga: Potensi Komoditas Perkebunan di Kolaka, Ada Kakao, Kelapa Sawit Hingga Pala

Tonggak penting berikutnya terjadi pada 29 Februari 1960, ketika Yacob Silondae dilantik sebagai Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kolaka pertama oleh Gubernur Sulawesi atas nama Menteri Dalam Negeri. Peristiwa inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Kolaka.

Penetapan tersebut diperkuat melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kolaka Nomor 6 Tahun 2016, sehingga menjadi dasar resmi pelaksanaan peringatan hari jadi setiap tahunnya.

Tokoh Pendiri dan Peristiwa Bersejarah di Baliknya

Pada masa awal, masyarakat Mekongga mengenal sosok Larumbalangi (Sangia Wonua) sebagai tokoh yang meletakkan dasar terbentuknya Kerajaan Mekongga. Tradisi lisan menyebut Larumbalangi bersama saudaranya, Wekoila, memiliki peran penting dalam perkembangan wilayah yang kini menjadi Kabupaten Kolaka.

Sementara itu, pada era pemerintahan modern, Yacob Silondae tercatat sebagai Bupati pertama Kabupaten Kolaka setelah resmi dilantik pada 29 Februari 1960. Pelantikan tersebut menjadi simbol dimulainya penyelenggaraan pemerintahan daerah secara mandiri.

Perjalanan Kabupaten Kolaka juga terus berkembang melalui pemekaran wilayah, yakni pembentukan Kabupaten Kolaka Utara pada 2003 dan Kabupaten Kolaka Timur pada 2013. Meski mengalami pemekaran, Kolaka tetap menjadi salah satu daerah penting di Sulawesi Tenggara.

Makna Filosofis Logo dan Tema Peringatan Hari Jadi Tahun Ini

Setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Kolaka biasanya mengusung tema yang berbeda sesuai arah pembangunan daerah pada tahun berjalan. Tema tersebut umumnya menjadi ajakan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta melestarikan budaya lokal sebagai identitas masyarakat Kolaka.

Selain tema, pemerintah daerah juga menggunakan logo resmi peringatan yang menggambarkan usia Kabupaten Kolaka pada tahun tersebut. Logo biasanya dipasang pada baliho, spanduk, media publikasi, hingga berbagai atribut kegiatan selama rangkaian peringatan berlangsung.

Tradisi Unik dan Festival Budaya Saat Perayaan HUT

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kolaka identik dengan berbagai kegiatan yang melibatkan pemerintah, pelajar, pelaku UMKM, komunitas budaya, dan masyarakat. Beberapa agenda yang kerap menjadi bagian dari perayaan antara lain:

  1. Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kolaka.
  2. Sidang paripurna istimewa DPRD.
  3. Festival seni dan budaya daerah.
  4. Pameran pembangunan.
  5. Expo UMKM dan produk unggulan.
  6. Lomba olahraga dan permainan tradisional.
  7. Pentas hiburan rakyat.
  8. Kegiatan sosial dan bakti masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momen untuk memperkenalkan potensi budaya, pariwisata, dan ekonomi Kabupaten Kolaka kepada masyarakat luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Kolaka

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU