SULTRA - Di tengah tren thrifting dan berburu barang murah berkualitas, lokasi pasar loak di Kendari mulai ramai dicari warga, mulai dari mahasiswa, kolektor barang antik, hingga pemburu onderdil kendaraan. Beberapa titik di Kota Kendari dikenal sebagai pusat jual beli barang bekas dengan harga miring, mulai pakaian thrift, sepatu, elektronik lawas, hingga sparepart motor dan mobil.
Sebagian pasar loak di Kendari tumbuh secara organik dari aktivitas pedagang kaki lima dan komunitas jual beli barang second. Meski tampil sederhana, kawasan ini justru menjadi tempat favorit masyarakat yang ingin mencari barang unik dengan harga lebih hemat dibanding toko biasa.
Baca juga: Ini Pasar Terbesar di Sulawesi Tenggara yang Jadi Andalan Masyarakat
Daftar Rekomendasi Pasar Loak Terpopuler di Kendari
Sentra Pakaian Bekas dan Thrifting di Pasar Panjang
Salah satu lokasi yang paling sering disebut warga saat membahas thrifting adalah kawasan Pasar Panjang Kendari. Area ini dikenal memiliki banyak lapak pakaian bekas impor, sepatu second branded, hingga tas dan aksesori dengan harga relatif murah.
Lokasinya berada di sekitar Jalan Sorumba dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Banyak pedagang mulai membuka lapak sejak pagi hingga malam hari, terutama saat akhir pekan. Barang yang dijual cukup beragam, mulai dari hoodie vintage, jaket outdoor, celana cargo, hingga sepatu olahraga bekas impor. Harga pun bervariasi, mulai Rp20 ribu hingga ratusan ribu tergantung merek dan kondisi barang.
Baca juga: Daftar Pasar Tradisional di Kendari yang Masih Eksis hingga Kini
Pusat Onderdil Bekas di Kawasan Baruga
Bagi pencari sparepart kendaraan murah, kawasan Baruga menjadi salah satu titik yang cukup dikenal sebagai lokasi jual beli onderdil bekas motor dan mobil.
Di area ini terdapat beberapa bengkel dan lapak penjual komponen second seperti velg, lampu kendaraan, aki, shockbreaker, hingga mesin bekas. Lokasinya tersebar di sepanjang Jalan Brigjen M Yoenoes dan jalur menuju Terminal Baruga.
Lapak Elektronik Bekas dan Barang Antik di Kawasan Mandonga
Kawasan Pasar Mandonga juga dikenal sebagai tempat berburu barang elektronik second dan barang lawas. Di beberapa sudut pasar, pedagang menjual radio lama, speaker bekas, televisi, kipas angin, hingga peralatan rumah tangga second dengan harga murah.
Tidak sedikit kolektor datang mencari barang antik seperti jam dinding klasik, piring lawas, hingga kaset dan kamera jadul. Meski tidak sebesar pasar loak di kota besar lain, kawasan ini tetap punya peminat tersendiri karena barang yang dijual sering kali unik dan sulit ditemukan di pusat perbelanjaan modern.
Thrifting Pasar Korem dan Pasar Kota Lama
Pasar Korem juga salah satu pusat pakaian bekas di Kendari yang banyak dikunjungi. Jenis pakaian beragam mulai dari baju kaos rumahan hingga kemeja untuk bepergian. Sementara Pasar Kota Lama dinilai masyarakat sebagai gudangnya pakaian bekas yang akan dijual ke berbagai pasar di Kendari.
Jam Operasional dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Sebagian besar pasar loak di Kendari mulai aktif sejak pagi hingga malam hari. Namun, waktu kunjungan terbaik berbeda tergantung jenis barang yang ingin dicari.
Jika ingin mendapatkan barang terbaik dengan harga murah, datang lebih awal biasanya lebih menguntungkan. Sementara bagi yang hobi menawar, datang menjelang tutup lapak kadang membuat pedagang lebih fleksibel memberi harga.
Tips Jitu Tawar-Menawar agar Tidak Zonk
Belanja di pasar loak membutuhkan strategi. Tidak semua harga pertama adalah harga akhir. Berikut beberapa tips yang sering dipakai pemburu barang bekas:
1. Jangan Langsung Terlihat Tertarik
Pedagang biasanya bisa membaca ekspresi pembeli. Jika terlalu antusias, harga bisa naik. Jadi cobalah tetap santai meski sebenarnya dalam hati sudah merasa menemukan “harta karun”.
2. Cek Kondisi Barang dengan Detail
Periksa resleting, jahitan, kabel, hingga fungsi barang elektronik sebelum membeli. Barang murah tetap harus layak pakai agar tidak berubah menjadi pajangan penuh penyesalan.
3. Bandingkan Harga di Beberapa Lapak
Jangan langsung membeli di tempat pertama. Barang serupa kadang dijual lebih murah di lapak lain dengan kondisi lebih baik.
4. Datang dengan Uang Tunai Secukupnya
Sebagian pedagang masih lebih nyaman transaksi tunai. Selain itu, membawa uang pas juga membantu mengontrol pengeluaran agar tidak kalap membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Pasar loak di Kendari tidak hanya menjadi tempat jual beli barang murah, tetapi juga mencerminkan budaya ekonomi kreatif masyarakat perkotaan. Di tengah harga barang baru yang terus naik, pasar barang bekas justru menjadi alternatif realistis bagi banyak orang untuk tetap memenuhi kebutuhan tanpa harus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis