Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Puasa Arafah dan Tarwiyah 2026 Lengkap dengan Keutamaannya
SULTRA - Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H, puasa Tarwiyah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada Kamis, 28 Mei 2026. Kedua puasa sunnah ini dikerjakan menjelang Idul Adha yang diperkirakan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026. Setiap tahun manusia selalu panik mendadak mencari tanggal puasa beberapa hari sebelum pelaksanaan, padahal kalender Hijriah sudah beredar jauh-jauh hari. Tradisi kolektif yang cukup konsisten.
Puasa Tarwiyah dan Arafah dikenal sebagai ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Selain menjadi amalan menjelang Idul Adha, puasa ini juga diyakini membawa pahala dan pengampunan dosa bagi umat Muslim yang menjalankannya dengan ikhlas.
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Berikut jadwal puasa sunnah jelang Idul Adha tahun 2026 berdasarkan perkiraan kalender Hijriah:
- Puasa Tarwiyah: Rabu, 27 Mei 2026 (8 Dzulhijjah 1447 H)
- Puasa Arafah: Kamis, 28 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H)
- Hari Raya Idul Adha: Jumat, 29 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H)
Meski demikian, penetapan resmi Idul Adha di Indonesia tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah dan pemantauan hilal oleh Kementerian Agama RI.
Apa Itu Puasa Tarwiyah?
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Kata “Tarwiyah” berasal dari tradisi jamaah haji yang dahulu mempersiapkan bekal air sebelum menuju Arafah.
Puasa ini menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji. Meski tidak wajib, banyak umat Muslim mengerjakannya sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang Hari Raya Kurban.
Baca juga: 1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap hingga Idul Adha
Apa Itu Puasa Arafah?
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan momentum wukuf jamaah haji di Padang Arafah. Puasa ini memiliki kedudukan istimewa karena disebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang bagi orang yang menjalankannya dengan penuh keimanan.
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
Karena keutamaannya yang besar, puasa Arafah menjadi salah satu puasa sunnah yang paling banyak diamalkan umat Islam di berbagai negara.
Baca juga: Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha dan Cuti Bersamanya
Keutamaan Puasa Arafah dan Tarwiyah
1. Menghapus Dosa
Puasa Arafah diyakini menjadi amalan yang dapat menggugurkan dosa-dosa kecil selama dua tahun, yakni satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya.
2. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Puasa sunnah menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat meningkatkan ketakwaan dan pengendalian diri.
3. Menambah Amal Menjelang Idul Adha
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan dalam Islam. Karena itu, banyak umat Muslim memperbanyak ibadah termasuk puasa sunnah.
4. Melatih Kesabaran dan Empati
Selain bernilai ibadah, puasa juga melatih kesabaran serta meningkatkan rasa empati terhadap sesama.
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah
Niat Puasa Tarwiyah
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'ala.”
Niat Puasa Arafah
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'ala.”
Selain menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak ibadah selama bulan Dzulhijjah seperti:
- Membaca takbir
- Bersedekah
- Membaca Al-Qur’an
- Memperbanyak doa
- Menjaga silaturahmi
- Berkurban bagi yang mampu
Momentum menjelang Idul Adha sering dimanfaatkan umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan refleksi diri sebelum merayakan hari besar keagamaan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis