Ilustrasi hewan kurban. (Freepik/jeswin) (Mufida)
SULTRA - Perayaan Idul Adha bukan hanya tentang berbagi daging, tetapi juga tentang ketepatan dalam menjalankan syariat. Salah satu hal penting yang sering dianggap sepele adalah doa menyembelih hewan kurban.
Dalam praktiknya, penyembelihan hewan kurban harus dilakukan dengan menyebut nama Allah SWT sebagai bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa seluruh rezeki berasal dari-Nya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Al-An’am ayat 121 yang melarang memakan hewan yang tidak disebut nama Allah saat disembelih.
Baca juga: Jangan Asal Beli! Ini Syarat Sah Kambing Kurban Menurut Syariat Islam
Sebelum membahas mengenai bacaan doa saat penyembelihan hewan kurban, wajib untuk mengetahui bagaimana adab penyembelihan yang benar.
Rasulullah SAW juga menganjurkan agar proses penyembelihan dilakukan dengan cara yang baik dan tidak menyakiti hewan secara berlebihan (HR. Muslim).
Berikut bacaan doa menyembelih hewan kurban yang diajarkan dalam sunnah.
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ
Latin:
Bismillahi wallahu akbar, Allahumma hadza minka wa laka
Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu.”
Doa ini menunjukkan bahwa kurban yang dilakukan semata-mata untuk Allah SWT.
Jika penyembelihan dilakukan atas nama orang lain (misalnya keluarga atau pihak yang diwakili), maka lafaznya dapat ditambahkan:
Arab:
اللَّهُمَّ هَذَا عَنْ (فلان)
Latin:
Allahumma hadza ‘an (sebut nama)
Artinya:
“Ya Allah, ini (kurban) dari (nama orang yang diwakili).”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis, Hadits