1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. (Freepik) (Mufida)
SULTRA - Secara resmi, 1 Juni 2026 diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Momentum ini menjadi pengingat lahirnya dasar negara Indonesia yang disampaikan pertama kali oleh Ir. Soekarno dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945.
Peringatan Hari Lahir Pancasila merujuk pada pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 di hadapan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Baca juga: Mengapa 20 Mei Diperingati Sebagai Hari Kebangkitan Nasional? Ini Asal Usulnya
Dalam pidato tersebut, Soekarno memperkenalkan konsep dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Lima prinsip itu meliputi:
Pidato itu menjadi tonggak penting dalam sejarah pembentukan identitas bangsa Indonesia sebelum akhirnya merdeka pada 17 Agustus 1945. Hari Lahir Pancasila kemudian resmi ditetapkan sebagai hari nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.
Baca juga: 4 Mei Diperingati Sebagai Hari Apa Saja? Simak Sejarah dan Daftarnya
Ya, 1 Juni 2026 termasuk hari libur nasional atau tanggal merah di Indonesia. Pemerintah menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional yang diperingati setiap tahun. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk mengikuti upacara, kegiatan kebangsaan, atau sekadar beristirahat bersama keluarga.
Momen ini jatuh pada awal bulan sehingga banyak masyarakat juga mulai menyusun agenda liburan pendek maupun perjalanan luar kota.
Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial tahunan. Momentum ini memiliki makna penting sebagai pengingat nilai persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Pancasila menjadi dasar ideologi bangsa yang mempersatukan berbagai suku, budaya, bahasa, dan agama di Indonesia. Nilai-nilai dalam Pancasila juga menjadi fondasi dalam kehidupan sosial, politik, pendidikan, hingga hukum di Indonesia.
Di era digital saat ini, peringatan Hari Lahir Pancasila juga dianggap relevan untuk memperkuat toleransi dan menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi serta perbedaan pandangan di masyarakat.
Peringatan tahunan Hari Lahir Pancasila bertujuan menjaga ingatan kolektif bangsa terhadap sejarah lahirnya dasar negara Indonesia. Selain itu, pemerintah biasanya menggelar berbagai kegiatan seperti upacara bendera, seminar kebangsaan, lomba edukatif, hingga kampanye penguatan ideologi Pancasila di sekolah maupun instansi pemerintahan.
Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali bahwa Indonesia dibangun di atas kesepakatan bersama tentang persatuan dan keberagaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis