Desa Wisata Baini di Konawe. (Instagram/pariwisatasultra) (Mufida)
SULTRA - Nama desa wisata Baini di Sultra mungkin belum sepopuler destinasi besar lainnya. Tapi justru di situlah daya tariknya. Terletak di Kabupaten Konawe, Desa Baini menghadirkan pengalaman wisata yang tenang, alami, dan sangat dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Tempat ini cocok bagi pelancong nusantara maupun warga lokal yang ingin berlibur tanpa keramaian dan tanpa perlu perjalanan jauh.
Baini tidak menawarkan gemerlap. Yang disuguhkan justru udara sejuk pegunungan, hutan pinus yang sunyi, serta tradisi yang masih hidup dalam keseharian warganya.
Baca juga: Desa Wisata Namu Wakili Sultra di Ajang Wonderful Indonesia Award 2025
Salah satu daya tarik utama Desa Wisata Baini adalah hutan pinusnya yang sudah lama dikenal warga sekitar. Deretan pinus tinggi menciptakan suasana teduh dan tenang, dengan udara yang terasa lebih bersih dan dingin dibanding wilayah dataran rendah.
Kawasan hutan pinus ini telah dilengkapi jalur trekking, pos laporan, serta beberapa pos istirahat, sehingga aman untuk pengunjung yang ingin berjalan santai atau sekadar menikmati suasana alam. Dari beberapa titik, pengunjung bisa menikmati pemandangan perbukitan yang terbuka dan menenangkan.
Selain alam, Desa Baini juga dikenal lewat kerajinan daun agel yang menjadi ciri khas masyarakat setempat. Kerajinan ini bukan sekadar produk, tapi bagian dari tradisi yang diwariskan lintas generasi. Proses pembuatannya masih dilakukan secara manual, memperlihatkan kearifan lokal yang tetap bertahan di tengah perubahan zaman.
Bagi pengunjung, melihat langsung proses ini memberi pengalaman berbeda dari sekadar membeli oleh-oleh.
Berwisata ke Baini terasa belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya. Sinonggi, makanan tradisional Suku Tolaki, kerap disajikan kepada tamu sebagai bentuk penghormatan. Makanan ini biasanya dinikmati bersama lauk ikan atau sayur khas daerah.
Sate pokea juga menjadi favorit. Menariknya, pengunjung bisa menikmati sate pokea dari kawasan puncak pegunungan dengan latar hutan pinus, pengalaman sederhana tapi sulit dilupakan.
Baca juga: 4 Desa Wisata Unggulan di Pulau Muna yang Menyimpan Alam, Budaya, dan Tradisi Lokal
Desa Wisata Baini menyediakan homestay yang aman dan nyaman, dikelola langsung oleh warga. Menginap di sini memberi kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan kehidupan desa secara langsung, mulai dari suasana pagi, aktivitas warga, hingga sajian makanan rumahan seperti sinonggi.
Pengalaman tinggal bersama keluarga lokal inilah yang membuat Baini terasa lebih dari sekadar tempat singgah.
Desa Wisata Baini tidak dirancang untuk wisata yang buru-buru. Desa ini cocok untuk mereka yang ingin memperlambat langkah, menikmati alam, dan mendengar cerita dari orang-orang yang menjaganya. Justru karena kesederhanaannya, Desa Wisata Baini meninggalkan kesan yang bertahan lama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram Pariwisata Sultra