Selasa, 16 JUNI 2026 • 21:16 WIB

Hidden Gems Bombana! 4 Jalur Pendakian Gunung dengan Panorama Spektakuler yang Belum Banyak Dijelajahi

Author

Ilustrasi pegunungan. (Magnific/wirestock) (Mufida)

SULTRA - Bombana menyimpan sejumlah jalur pendakian gunung yang menarik seperti Gunung Batu Sangia, Gunung Sabampolulu, kawasan Pegunungan Tangkeno, hingga Bukit Teletubbies Tangkeno. Setiap lokasi memiliki karakter jalur, panorama, dan tingkat kesulitan yang berbeda sehingga cocok untuk pendaki pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Mengenal Karakteristik Jalur Pendakian Gunung di Bombana

Sebagian besar kawasan pendakian di Bombana berada di Pulau Kabaena yang dikenal memiliki bentang alam pegunungan, hutan tropis, dan perbukitan hijau. Berbeda dengan jalur pendakian di taman nasional yang telah memiliki fasilitas lengkap, sebagian besar rute di Bombana masih dikelola masyarakat setempat sehingga wisatawan disarankan menggunakan jasa pemandu lokal.

Baca juga: Punya Pemandangan Tak Biasa, Ini 5 Tempat Camping Terbaik di Bombana

1. Gunung Batu Sangia, Jalur Pendakian Paling Populer di Bombana

Gunung Batu Sangia merupakan gunung paling terkenal di Kabupaten Bombana. Berada di Pulau Kabaena dengan ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl), gunung ini menjadi tujuan utama para pendaki yang ingin menikmati panorama dari titik tertinggi pulau tersebut.

Jalur pendakian umumnya dimulai dari Desa Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat. Jalur ini memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Hutan tropis yang masih lebat.
  • Tanjakan tanah dan akar pohon.
  • Beberapa lintasan berbatu.
  • Medan cukup curam menjelang puncak.

Estimasi perjalanan sekitar 6-8 jam dengan detail sebagai berikut.

  • Basecamp ke Pos 1: sekitar 2 jam.
  • Pos 1 menuju area camping: 2-3 jam.
  • Area camping menuju puncak: sekitar 2 jam.

Gunung ini direkomendasikan bagi pendaki dengan kondisi fisik yang baik karena memiliki jalur cukup menantang.

Baca juga: Taklukkan Atap Sulawesi Tenggara! Panduan Jalur Pendakian Gunung Mekongga yang Wajib Diketahui Pendaki

2. Gunung Sabampolulu, Trek Menantang dengan Hutan Primer

Masih berada di Pulau Kabaena, Gunung Sabampolulu menjadi alternatif bagi pencinta petualangan yang ingin menjelajahi kawasan pegunungan yang belum ramai dikunjungi wisatawan. Jalur menuju Gunung Sabampolulu masih menggunakan lintasan masyarakat dan belum memiliki penanda resmi.

Karena minim petunjuk arah, pendakian sangat disarankan didampingi masyarakat lokal atau komunitas pecinta alam yang telah mengenal medan. Panorama yang ditawarkan berupa hamparan hutan Pulau Kabaena serta pegunungan yang masih alami.

3. Pegunungan Tangkeno, Trekking Menikmati Negeri di Atas Awan

Desa Tangkeno dikenal sebagai salah satu desa wisata paling populer di Bombana. Kawasan ini berada di dataran tinggi Pulau Kabaena sehingga sering dijuluki sebagai negeri di atas awan.

Walaupun bukan satu gunung tertentu, Pegunungan Tangkeno menjadi titik awal berbagai jalur trekking menuju punggungan pegunungan di sekitarnya. Rute trekkingnya juga relatif lebih bersahabat dibanding Batu Sangia. Saat mendaki, pendaki akan menyaksikan perbukitan hijau, padang rumput dan hutan pegunungan. Estimasi trekking berkisar 2-4 jam, tergantung rute yang dipilih.

Lokasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus melakukan pendakian ekstrem.

4. Bukit Teletubbies Tangkeno, Jalur Pendakian Ringan dengan Panorama 360 Derajat

Masih berada di kawasan Desa Tangkeno, Bukit Teletubbies menjadi destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati panorama alam tanpa pendakian berat. Bukit ini terkenal karena memiliki hamparan padang rumput hijau yang menyerupai lanskap dalam serial Teletubbies.

Waktu tempuh menuju puncak hanya sekitar 30-60 menit. Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati panorama pegunungan Kabaena, lembah hijau, serta matahari terbit maupun terbenam.

Lokasi Mata Air dan Tempat Camping

Fasilitas pendakian di Bombana masih terbatas sehingga pendaki perlu mempersiapkan logistik secara mandiri. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Mata air tersedia di beberapa titik kaki Gunung Batu Sangia dan kawasan permukiman Tangkeno.
  • Area camping dapat ditemukan di sekitar jalur Batu Sangia sebelum summit serta kawasan padang rumput Tangkeno.
  • Selalu membawa cadangan air minum minimal 2-3 liter per orang.

Harga Tiket, Perizinan, dan Jam Pendakian

Hingga saat ini belum terdapat sistem Simaksi maupun tiket resmi untuk sebagian besar jalur pendakian di Bombana. Namun pendaki dianjurkan untuk melapor kepada pemerintah desa atau pengelola wisata setempat, menggunakan jasa pemandu lokal, menghindari pendakian saat musim hujan dan memulai pendakian sejak pagi hari agar memiliki waktu yang cukup.

Jalur Transportasi Menuju Lokasi Pendakian

Mayoritas lokasi pendakian berada di Pulau Kabaena.

Rute yang dapat ditempuh yaitu:

  • Dari Kota Kendari menuju Kabupaten Bombana melalui jalur darat.
  • Menyeberang ke Pulau Kabaena menggunakan kapal feri atau kapal cepat sesuai jadwal.
  • Melanjutkan perjalanan menuju Desa Sikeli untuk Gunung Batu Sangia atau Desa Tangkeno untuk Pegunungan Tangkeno dan Bukit Teletubbies.

Karena jadwal penyeberangan kapal tidak berlangsung setiap saat, wisatawan sebaiknya menyusun jadwal perjalanan lebih awal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU