Jumat, 03 APRIL 2026 • 20:01 WIB

Sungai Terpendek di Dunia Ternyata Ada di Kolaka, Sulawesi Tenggara

Author

Sungai Tamborasi, sungai terpendek di dunia. (Instagram/pariwisatasultra) (Mufida)

SULTRA - Indonesia dikenal dengan wisata airnya yang megah dan indah, khususnya di Sulawesi Tenggara. Siapa sangka, ada sungai terpendek di dunia yang terletak di Kabupaten Kolaa, Sulawesi Tenggara. Sungai terpendek di dunia menjadi salah satu keajaiban alam yang menarik perhatian peneliti hingga wisatawan. Sungai tersebut ialah Sungai Tamborasi.

Terletak di wilayah Kolaka, Sungai Tamborasi dikenal sebagai sungai dengan panjang yang sangat pendek, bahkan hanya sekitar 20 meter. Dalam hitungan detik, aliran airnya sudah langsung bermuara ke laut. Meski terkesan sederhana, justru keunikan inilah yang menjadikannya daya tarik wisata yang berbeda dari destinasi lain.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Danau Napabale di Muna yang Wajib Masuk Daftar Liburan

Sungai Terpendek di Dunia yang Diakui Secara Internasional

Sungai Tamborasi kerap disebut sebagai salah satu sungai terpendek di dunia karena panjangnya yang ekstrem. Sebagai perbandingan, sungai-sungai besar seperti Amazon atau Nil membentang ribuan kilometer, sementara Tamborasi hanya seukuran lapangan kecil.

Namun, yang membuatnya menarik bukan hanya soal panjang, melainkan juga karakteristik alirannya. Air Sungai Tamborasi sangat jernih dengan gradasi warna biru kehijauan yang memikat. Aliran airnya pun tenang, menciptakan suasana yang cocok untuk relaksasi.

Daya Tarik Sungai Tamborasi

Meski secara ukuran tergolong kecil, Sungai Tamborasi justru menawarkan pengalaman wisata yang cukup lengkap. Pengunjung dapat menikmati kombinasi antara suasana sungai, hutan, dan laut dalam satu lokasi yang sama.

Air Sungai Tamborasi sangat jernih dan menyegarkan. Suasana sekitarnya masih alami dan asri. Selain itu, lokasinya yang langsung terhubung dengan pantai. Pengunjung juga akan menemukan spot foto unik karena fenomena sungai super pendek.

Dalam satu langkah, wisatawan bisa berdiri di aliran sungai, lalu beberapa detik kemudian sudah berada di bibir laut. Pengalaman seperti ini jarang ditemukan di tempat lain.

Akses dan Lokasi yang Relatif Mudah Dijangkau

Sungai Tamborasi berada tidak jauh dari jalur utama di Kolaka, sehingga cukup mudah diakses menggunakan kendaraan pribadi. Infrastruktur menuju lokasi juga terus mengalami perbaikan, seiring meningkatnya minat wisatawan.

Namun, fasilitas di sekitar lokasi masih tergolong sederhana. Hal ini bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan, tergantung dari sudut pandang wisatawan. Bagi yang mencari ketenangan, kondisi ini justru menjadi nilai tambah.

Baca juga: Jarang Dibahas, Ini 3 Tempat Wisata Alam di Sultra yang Bikin Nagih

Potensi Wisata yang Belum Sepenuhnya Dimaksimalkan

Sebagai sungai terpendek di dunia, Tamborasi memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan Sulawesi Tenggara. Namun, promosi yang masih terbatas membuat tempat ini belum sepopuler destinasi lain.

Jika dikelola secara optimal, Sungai Tamborasi tidak hanya menjadi ikon lokal, tetapi juga bisa menarik wisatawan nasional hingga internasional. Apalagi, tren wisata saat ini cenderung mengarah pada destinasi unik.

Keberadaan Sungai Tamborasi membuktikan bahwa ukuran bukanlah segalanya dalam dunia pariwisata. Sebagai sungai terpendek di dunia, destinasi ini menawarkan pengalaman yang langka dan berbeda, terutama bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam tanpa keramaian berlebihan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

Author

Mufida

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU