Ilustrasi matahari terbenam. (Freepik/jcomp) (Mufida)
SULTRA - Kesibukan kerja maupun perkuliahan membuat momen sederhana seperti melihat matahari terbenam menjadi pelarian yang dicari banyak orang. Fenomena ini juga terasa di Sulawesi Tenggara, di mana pencarian tempat sunset terbaik di kendari semakin meningkat, terutama di kalangan anak muda hingga keluarga yang ingin menikmati suasana tenang di sore hari. Kendari sendiri punya banyak spot menarik, dari pantai hingga ruang terbuka, yang menawarkan panorama senja dengan karakter berbeda.
Sunset bukan sekadar perubahan warna langit. Banyak orang menjadikannya sebagai momen refleksi, bahkan healing visual setelah hari yang padat.
Waktu terbaik untuk menikmati sunset di Kendari umumnya sekitar Pukul 16.30 - 18.00 WITA. Idealnya kamu bisa datang pukul 16.00 WITA setelah salat Ashar.
Baca juga: Cocok Buat Healing, Berikut Spot Sunrise Terbaik di Sulawesi Tenggara
Pantai Nambo menjadi salah satu destinasi paling populer untuk menikmati sunset. Lokasinya mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, tanpa perlu drama jalan rusak atau medan ekstrem.
Di sini, pengunjung bisa duduk santai di bibir pantai sambil menikmati langit jingga yang memantul di permukaan laut, angin pantai yang cukup tenang, dan fasilitas warung dan area duduk sederhana. Pantai ini cocok untuk yang ingin menikmati senja tanpa harus repot.
Kalau ingin lokasi yang lebih jauh, Pulau Bokori bisa jadi pilihan. Spot ini menawarkan pemandangan sunset yang lebih terbuka dengan hamparan laut luas.
Akses ke sini membutuhkan perjalanan darat menuju dermaga, dilanjutkan dengan perahu menuju pulau.
Bagi yang ingin menikmati sunset sambil ngopi atau nongkrong santai, kawasan pesisir Kendari punya beberapa opsi menarik.
Cafe Byby Summer menawarkan suasana santai dengan pemandangan laut langsung, cocok untuk menikmati senja tanpa harus duduk di pasir. Sementara itu, Desa Tanjung Tiram menghadirkan nuansa lebih alami dengan garis pantai yang masih relatif tenang. Area pesisir lain di sekitar Kendari juga sering jadi spot spontan warga lokal untuk berburu senja.
Akses ke lokasi ini umumnya masih ramah untuk motor matic, meski beberapa titik perlu sedikit perhatian karena kondisi jalan.
Tidak semua orang ingin pergi jauh ke pantai. Beberapa ruang terbuka di dalam kota juga menawarkan sunset yang tidak kalah menarik.
Pelataran Masjid Al-Alam menjadi salah satu spot favorit. Dengan latar bangunan ikonik dan laut di sekitarnya, suasana senja terasa lebih tenang dan reflektif. Kamu bisa menikmati matahari terbenam sambil menikmati jajanan UMKM di sekitarnya.
Sementara itu, kolam retensi Kendari menjadi alternatif yang lebih santai dan dekat dari pusat kota. Tempat ini sering dikunjungi warga yang ingin olahraga ringan sambil menikmati sore tanpa harus keluar jauh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Riset Penulis