Masih Berusia 36 Tahun, Kini Jadi Bupati Konawe Utara! Ini Profil H. Ikbar dan Arah Kepemimpinannya
SULTRA - Pergantian kepemimpinan membawa arah baru bagi pembangunan daerah. Bupati Konawe Utara saat ini dijabat oleh H. Ikbar, S.H., M.H., yang memimpin Kabupaten Konawe Utara untuk periode 2025-2030 bersama Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si. Keduanya resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 sebagai kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024. Kehadiran Ikbar menjadi perhatian karena ia termasuk salah satu bupati termuda di Sulawesi Tenggara saat dilantik, dengan usia 36 tahun.
Kepemimpinan baru tersebut mengusung visi "Konawe Utara sebagai Rumah Bersama yang Semakin Maju dan Sejahtera" melalui program pembangunan yang dikenal dengan KONASARA Jilid 3. Program ini menjadi kelanjutan pembangunan daerah dengan penyesuaian terhadap tantangan dan kebutuhan masyarakat saat ini.
Baca juga: Jejak Karir Irham Kalenggo, Bupati Konawe Selatan, hingga Resmi Pimpin Konsel 2025–2030
Siapa H. Ikbar? Ini Profil Singkat Bupati Konawe Utara
H. Ikbar lahir pada 17 Januari 1989 dan dikenal sebagai politikus Partai Bulan Bintang (PBB). Sebelum terpilih sebagai Bupati Konawe Utara, ia telah aktif di dunia politik dan pemerintahan daerah.
Kepercayaan masyarakat pada Pilkada 2024 mengantarkannya menjadi Bupati Konawe Utara periode 2025-2030. Ia didampingi H. Abuhaera sebagai wakil bupati, sosok yang sebelumnya juga menjabat Wakil Bupati Konawe Utara pada periode pemerintahan sebelumnya.
Baca juga: Kelapa, Kakao hingga Cengkih, Mengenal Komoditas Perkebunan Unggulan Konawe Raya
Visi KONASARA Jilid 3 Jadi Arah Pembangunan Daerah
Pemerintahan Ikbar dan Abuhaera mengusung visi "Konawe Utara sebagai Rumah Bersama yang Semakin Maju dan Sejahtera." Visi tersebut diterjemahkan melalui KONASARA Jilid 3 dengan sejumlah sasaran pembangunan, antara lain:
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
- Memperkuat kualitas pendidikan dan layanan kesehatan;
- Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah;
- Memperbaiki tata kelola pemerintahan;
- Mengembangkan infrastruktur yang merata hingga wilayah pedesaan.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga menyelaraskan program pembangunan daerah dengan agenda prioritas nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan, percepatan penurunan stunting, pengendalian inflasi, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program yang Sudah Dijalankan pada 2026
Memasuki tahun 2026, Bupati Ikbar mulai menjalankan berbagai agenda strategis sebagai bagian dari implementasi visi pemerintahannya.
Salah satu program yang menjadi perhatian ialah percepatan penurunan angka stunting. Ikbar memimpin langsung Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Intervensi Stunting Tahun Anggaran 2026 dan menyampaikan 12 arahan strategis kepada seluruh perangkat daerah agar upaya penanganan stunting berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Selain itu, ia juga mendorong penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Tenggara. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Di sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara turut membuka Festival Labengki 2026 dengan tema Experience of Nature and Culture. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi wisata bahari Konawe Utara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan kunjungan wisatawan.
Kolaborasi Bersama Wakil Bupati Abuhaera
Pemerintahan Kabupaten Konawe Utara periode 2025-2030 dipimpin oleh pasangan H. Ikbar dan H. Abuhaera. Abuhaera bukan sosok baru dalam pemerintahan daerah. Pengalamannya sebagai wakil bupati pada periode sebelumnya menjadi modal penting untuk mendukung kesinambungan pembangunan, sementara Ikbar membawa pendekatan kepemimpinan yang lebih segar sebagai kepala daerah baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Konawe Utara