Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 18:41 WIB

“Lesung Pipi” Raih Penghargaan Besar, Raim Laode Ingatkan Makna Bahagia yang Sebenarnya

“Lesung Pipi” Raih Penghargaan Besar, Raim Laode Ingatkan Makna Bahagia yang SebenarnyaLagu Lesung Pipi meraih penghargaan di acara Spotify Wrapped 2025. (Instagram/raimlaode) (Mufida)

SULTRA - Lagu “Lesung Pipi” kembali mencuri perhatian di panggung musik tanah air setelah dinobatkan sebagai salah satu lagu teratas dalam ajang Spotify Wrapped Live 2025. Acara yang digelar di Studio RCTI+ Jakarta, Kamis (4/12/2025), menempatkan karya milik musisi sekaligus komedian asal Wakatobi, Raim Laode, di jajaran Top 5 Local Song of 2025.

Penghargaan itu menjadi penanda baru dalam perjalanan panjang lagu yang telah menemaninya lebih dari satu dekade. Namun, alih-alih merayakan kemenangan dengan euforia, Raim membagikan pesan yang lebih kontemplatif melalui akun Instagram pribadinya.

Baca juga: Adik Raim Laode, La Ode Yusril Mahendra, Bawakan Syair Kabanti di Istana Merdeka

Dalam unggahannya, ia menegaskan bahwa kebahagiaan keluarga jauh lebih berharga dibanding bentuk apresiasi apa pun. Baginya, penghargaan hanyalah benda, sementara senyum ibu, istri, dan anaknya merupakan anugerah yang tidak bisa ditukar oleh apa pun. Pesan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa pencapaian materi sering kali membuat seseorang lupa pada hal yang lebih esensial.

Ia juga menyinggung filosofi dari judul lagunya. Lesung pipi, yang secara medis dipandang sebagai kelainan otot wajah, menurut Raim justru memberi pesona tersendiri. Kekurangan, katanya, bisa berubah menjadi kelebihan ketika seseorang melihatnya dengan syukur. Pandangan itu ikut membentuk karakter lagu dan pesan yang ia bawa sejak awal.

Baca juga: “Komang” Kuasai Panggung IMAA 2025, Bukti Cerita Personal Masih Jadi Favorit Publik

Raim turut mengajak para pendengar agar tidak meremehkan capaian kecil. Satu keberhasilan dapat menyalakan kembali harapan para pemimpi dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang merasa berasal dari “pinggiran.” Dalam narasinya, ia menyinggung perjalanan “Lesung Pipi” yang ia tulis pada 2013. Lagu itu baru mencapai puncak popularitas setelah 12 tahun bergulir dari satu pendengar ke pendengar berikutnya.

Menutup pesannya, Raim menyampaikan terima kasih kepada publik yang telah membawa lagu tersebut masuk ke banyak ruang hidup: menemani tugas kuliah, pagi bersama kopi, hingga menjadi latar cerita di waktu senja. Ia menyebut para pendengarnya sebagai bagian paling vital dari keberhasilan “Lesung Pipi,” menandai bahwa penghargaan terbesar selalu datang dari orang yang mendengarkan dengan hati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram, Spotify

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

“Lesung Pipi” Raih Penghargaan Besar, Raim Laode Ingatkan Makna Bahagia yang Sebenarnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!